Bank BUMN di Ambon Dibobol: Fara Dibui 20 Tahun, 5 Lain 15-18 Tahun Penjara

Andi Saputra - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 20:11 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi Pengadilan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Tinggi (PT) Ambon menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada pembobol bank BUMN di Ambon, Farrahdhiba Jusuf alias Fara. Selain itu, 3 terdakwa lain masing-masing dihukum 15 tahun penjara.

Kasus bermula saat Polda Maluku menerima laporan pembobolan dana nasabah senilai Rp 58,9 miliar pada 8 Oktober 2019. Setelah hasil investigasi internal ditemukan adanya sejumlah transaksi dan investasi tidak wajar yang dilakukan Fara selaku Wakil Kepala Bank Cabang Ambon bidang Pemasaran.

Fara kemudian ditangkap polisi di sebuah rumah di Citra Land di kawasan Lateri Ambon. Kasus pun bergulir ke pengadilan.

Selain Fara, ikut diadili juga:
1. Kepala Cabang Pembantu Masohi, Marce Muskita.
2. Kepala Cabang Pembantu Tual, Krestiantus Rumahlewang.
3. Kepala Cabang Pembantu Aru, Joseph Resley Maitimu
4. Kepala Kantos Kas Mardika, Andi Yahrizal Yahya
5. Swasta, Soraya Pelu.

Pada 11 Agustus 2020, PN Ambon menyatakan enam terdakwa di atas terbukti melakukan kejahatan korupsi dan perbankan. Majelis menjatuhkan hukuman:

1. Fara selama 20 tahun penjara dan uang pengganti Rp 22,5 miliar subsidair 5,5 tahun penjara.
2. Marce Muskita selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 75 juta subsidair 5,5 tahun penjara.
3. Krestiantus Rumahlewang selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 50 juta.
4. Joseph Resley Maitimu selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 398 juta subsidair 5,5 tahun penjara.
5. Andi Yahrizal Yahya selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 35 juta.
6. Soraya Pelu selama 18 tahun penjara.

Mereka berenam kemudian meminta banding. Permohonan banding dikabulkan oleh majelis tinggi dengan ketua Usaha Ginting, serta anggota Hastopo dan Dwijono Fansanarto.

Putusan itu diketok pada 13 November 2020. Berikut ini putusan PT Ambon:

1. Fara dihukum penjara selama 20 tahun dan denda sejumlah Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan dan uang pengganti Rp 22,5 miliar subsider 5,5 tahun penjara.
2. Marce dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan, dengan uang pengganti Rp 75 juta subsider 5,5 tahun penjara.
3. Andi dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sejumlah Rp.500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan dengan uang pengganti Rp 35 juta.
4. Soraya dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.
5. Joseph Resley Maitimu tetap, yaitu selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 398 juta subsider 5,5 tahun penjara.
6. Krestiantus Rumahlewang tetap, yaitu selama 18 tahun penjara dan uang pengganti dan uang pengganti Rp 50 juta.

(asp/jbr)