Erwin Aksa: Survei Appi-Rahman, Warga Makassar Ingin Pemimpin Baru

Inkana Putri - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 17:49 WIB
Erwin Aksa
Foto: Erwin Aksa
Jakarta -

Ketua Tim Pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Appi-Rahman, Erwin Aksa menyampaikan hasil survei tren elektabilitas empat kandidat Pilwalkot Makassar 2020.

Erwin menjelaskan survei tersebut merupakan hasil dari sejumlah lembaga riset selama tiga bulan terakhir, serta berdasarkan pengalamannya di dunia Politik. Sebagaimana diketahui, Erwin sebelumnya pernah menjadi king maker duet Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta.

"Pengalaman saya di Pilkada sebelumnya, kalau tren paslon sudah naik, bakal naik terus. Kalau sudah turun, biasanya turun terus dan susah untuk didongkrak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

Hal ini ia sampaikan saat berada di Warkop Sija Sawerigading, Makassar, Sabtu (21/11).

Erwin menjelaskan sejak September hingga minggu pertama November 2020, tiga lembaga survei (SMRC, CRC, dan SSI) mencatat elektabilitas pasangan nomor urut 1 Danny-Fatma menurun hingga 3% atau dari 41,9% ke 38,5%. Sedangkan tren elektabilitas Appi-Rahman melonjak hingga menyentuh angka 13% atau dari 17,8% naik ke 30%.

Sementara itu berdasarkan survei Lembaga Script Survei Indonesia (SSI) pada 1-8 November 2020, tercatat jumlah swing voters mencapai 30,98%. Dari hasil ini, Erwin menyebut meski calon petahana unggul, namun trennya terus menurun dari waktu ke waktu.

"Lebih dari 60 persen ingin ada pemimpin baru. Angka itu semakin menguat bahkan bertambah. Karena dari pemimpin sebelumnya tidak sesuai harapan mereka. Trend Appi naik eksponensial. Danny turun, karena masyarakat mulai sadar banyak kerjanya yang mangkrak, banyak korupsi, kebohongan publik dan sebagainya," katanya.

Ia menambahkan lembaga survei internal tim Appi-Rahman yang berasal dari Jakarta juga terus melakukan survei tiap pekannya. Dari survei tersebut, Erwin menjelaskan hasilnya sudah crossing dengan kandidat nomor satu pada pekan lalu. Artinya, angka elektabilitas Appi-Rahman yang sebelumnya berada di bawah sudah melampaui angka elektabilitas Adama.

"Alhamdulillah, ini menggembirakan hasil yang diraih Appi-Rahman dengan kerja-kerja tim yang kian masif serta dukungan warga Makassar. Lembaga survei yang bekerja tiap pekannya melaporkan jika survei Appi-Rahman sudah melampaui paslon yang selama ini disebut-sebut unggul (Adama)," katanya.

Oleh karena itu, Erwin mengatakan pemimpin Makassar harus mau mendengar aspirasi masyarakat, serta punya visi yang jelas dan matang.

"Makassar harus keluar dari problem COVID-19. Itu dulu yang utama. Makassar harus dipimpin oleh orang yang mau mendengar aspirasi masyarakat. Kita harus benar-benar down to earth. Sehingga saya terpanggil karena ingin pemimpin yang tidak keras kepala," pungkasnya.

(ega/ega)