Kapal Kandas di Selat Singapura, Kemenhub Kerahkan 2 Kapal Patroli

Yudistira Imandiar - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 15:47 WIB
Kapal tanker MV Tina 1 rute Singapura-Jakarta dilaporkan kandas di Perairan Batu Berhenti, Selat Singapura, Batam, Kepulauan Riau.
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Kapal tanker MV Tina 1 rute Singapura-Jakarta dilaporkan kandas di Perairan Batu Berhenti, Selat Singapura, Batam, Kepulauan Riau. Dua kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dari pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Uban, yakni KN. Sarotama - P.112 dan KN. Rantos - P.210 diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengawasan dan pengamanan.

Informasi kandasnya kapal tanker MV Tina 1 diterima Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Balai Karimun pada Minggu (22/11) pukul 22.37 WIB. Informasi tersebut lantas diteruskan ke Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban.

"Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan langsung di lokasi kejadian, kondisi kapal MV. Tina 1 yang kandas sampai saat ini belum mengalami kebocoran dan tumpahan minyak di sekitar kapal tersebut," ulas Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

Ia mengatakan menerangkan lokasi kandasnya kapal MV. Tina 1 ini berdekatan dengan lokasi kandasnya kapal MV. Sharaz yang kandas bulan Mei lalu. Capt. Hendry menyampaikan pihaknya juga menurunkan rescue boat KN. Sarotama - P.112 guna mempermudah dalam pengawasan dan pengamanan kapal yang kandas.

Berdasarkan informasi yang didapat melalui radio VHF KN. Sarotama - P.112, ungkap Capt. Handry, kapal MV. Tina 1 tersebut mengangkut muatan kontainer sebesar 4.096 TEUs dengan berat keseluruhan muatan sebesar 57.164 Ton.

Kapal dengan call sign 5BYH4 berbendera Cyprus dengan MMSI: 209241000 dan IMO Number: 926756 tersebut dinakhodai Krzystor Bogdan berkewarganegaraan Polandia. Kapal MV. Tina 1 memiliki panjang kapal 278,94 m, dengan lebar kapal 40 m dan mengangkut 20 orang awak kapal.

Saat ini, Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban masih menyiagakan dua Kapal Patroli yaitu KN. Sarotama - P.112 dan KN. Rantos - P.210 berjaga di lokasi kapal kandas, bersama dengan KN. 366 dari KSOP Tanjung Balai Karimun.

"Sampai saat ini, kami juga masih terus melakukan koordinasi dengan VTS Batam, KSOP Tanjung Balai Karimun dan KSOP Khusus Batam guna menjaga lalu lintas pelayaran agar tidak mengganggu alur pelayaran kapal lainnya," urai Capt. Handry.

(akn/ega)