Relawan COVID-19 Minta Tokoh Masyarakat Jadi Panutan Disiplin Prokes

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 14:03 WIB
Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satgas COVID-19 Andre Rahadian mengatakan pihaknya tak pernah melakukan kegiatan terkait pengembalian atribut relawan.
Foto: BNPB
Jakarta -

Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Andre Rahadian mengingatkan masyarakat Indonesia, terutama para tokoh masyarakat, untuk menjadi panutan dalam menerapkan protokol kesehatan dalam berkegiatan. Menurutnya, hal itu sebagai wujud adaptasi kebiasaan baru di era pandemi COVID-19.

"Para tokoh masyarakat ini adalah ujung tombak, kedisiplinan serta kepatuhan mereka dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi suatu contoh panutan bagi para pengikutnya, jangan malah melakukan kegiatan yang bertentangan dengan protokol dan membahayakan masyarakat," ujar Andre dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Senin (23/11/2020).

Dia menuturkan kedisiplinan di era pandemi ini adalah sebuah gerakan 'pre-vaksin' yang bisa berjalan dengan sukses jika didukung oleh kolaborasi dan dukungan dari seluruh pihak. Oleh karenanya, edukasi yang sudah dilakukan relawan dijalankan sehingga tidak menimbulkan klaster baru.

"Jangan sampai usaha selama delapan bulan ini, dengan banyak pengorbanan, hilang karena tokoh masyarakat yang abai. Tolong pikirkan nasib masyarakat yang bisa tertular, terutama kelompok rentan," ucapnya.

Andre juga menerangkan elemen yang paling penting dalam mewujudkan adaptasi kebiasaan baru ini adalah masyarakat. Sebab, mereka dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama bagi mereka yang berada di kelompok rentan terdampak.

"Dengan adanya kolaborasi dari tokoh masyarakat untuk memberikan contoh penerapan protokol kesehatan, serta ditambah dengan bantuan dari pemangku kebijakan, para pelaku industri serta seluruh anggota masyarakat dapat membantu Pemerintah dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia," tegasnya.

"Kita semua dalam misi negara, saling tegur dan jaga orang terdekat kita dari bahaya COVID-19. Kesuksesan Indonesia bebas COVID-19 dimulai dari diri kita masing-masing, apalagi peran para tokoh masyarakat," pungkas Andre.

Jadi, mari kita mulai untuk selalu #IngatPesanIbu sebagaimana yang selalu digaungkan Satgas COVID-19 dengan menerapkan 3M, yaitu #menjagajarak, #memakaimasker, dan #mencucitangan dengan air bersih selama minimal 20 detik.

(akn/ega)