Catat! Ganjil-Genap di DKI Belum Berlaku Lagi karena PSBB Transisi Diperpanjang

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 05:02 WIB
Wacana sistem ganjil-genap di tol saat mudik (Ilustrasi: Mindra Purnomo/detikcom)
Foto: Ilustrasi sistem ganjil-genap (Ilustrasi: Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta resmi memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi hingga 6 Desember 2020. Untuk itu, kebijakan sistem ganjil-genap di DKI juga belum diberlakukan.

Perpanjangan PSBB transisi itu disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui siaran pers PPID DKI Jakarta, Minggu (22/11). Perpanjangan itu dimulai terhitung pada hari ini, Senin, 23 November sampai dengan 6 Desember 2020 mendatang.

"Seperti diketahui bersama, Pemprov DKI Jakarta dapat menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake policy apabila terjadi kenaikan kasus secara signifikan atau tingkat penularan yang mengkhawatirkan sehingga membahayakan pelayanan sistem kesehatan," ujar Anies.

Sejalan dengan itu, Dirlantas Polda Metro Jaya juga belum memberlakukan sistem ganjil-genap bagi kendaraan bermotor roda empat pada hari ini.

"Besok hari Senin tanggal 23 November 2020 untuk pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap (GaGe) masih belum diberlakukan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas PMJ, AKBP Fahri Siregar.

Alasan Pemprov DKI memperpanjang PSBB transisi tak lepas masih adanya penularan virus Corona. Anies bahkan menyinggung soal jumlah kasus positif di Jakarta pada pekan ini memecahkan rekor baru.

"Perlu diketahui bahwa laporan harian kasus positif di Jakarta mencapai rekor baru yaitu 1.579 kasus hari Sabtu (21/11) kemarin. Kondisi tersebut jangan sampai membuat kita semakin abai dan tidak disiplin," kata Anies.

Ia meminta seluruh warga semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan. Ia mengatakan Pemprov akan semakin masif menegakkan aturan protokol kesehatan.

"Ingat, masih terjadi penularan meskipun melambat. Ke depan, kami akan semakin memasifkan penegakan aturan atas protokol kesehatan dan kami berharap masyarakat proaktif bila mengetahui pelanggaran," ujarnya.

Ia meminta kepada warga DKI untuk tak takut melaporkan kondisinya jika merasa terpapar virus Corona. Ia kembali menekankan warga DKI agar patuh kepada protokol kesehatan sebab penyebaran COVID-19 masih ditemukan.

Simak video 'PSBB Transisi Jakarta Kembali Diperpanjang 2 Pekan':

[Gambas:Video 20detik]



(ibh/ibh)