Debat Pilkada Depok

Debat Pradi vs Idris soal Hubungan Jabodetabek dan Banjir

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 18:46 WIB
Pemilihan wali kota depok
Foto: Debat Pilkada Depok (Screenshot Youtube KPU Depok)
Depok -

Calon Wali Kota Depok nomor urut 1 Pradi Supriatna mengatakan dalam penyatuan ini kuncinya adalah sebuah komunikasi antar kepala daerah di Jabodetabek. Terlebih, kata Pradi, Depok menjadi pintu gerbang Jawa Barat yang memiliki danau yang mampu menyerap air lebih banyak.

"Kuncinya adalah komunikasi yang komunikatif Intens ya antara pimpinan berbagai wilayah apalagi kita ada di halaman Ibu Kota, kita ada di pintu gerbang Jawa Barat. Tentunya ini sangat strategis untuk wilayah Kota Depok ditambah kita tentunya punya sarana yang bisa kita dorong ini bisa menjadi destinasi, bayangkan daerah lain tidak punya kita punya, 23 situ ini kalau kita ukur kita hitung volumenya luar biasa, hampir lebih dari 150 hektar luasnya sekitar 160 hektar coba kalau kita hitung berapa banyak air yang bisa terserap di danau tersebut," kata Pradi dalam debat publik yang disiarkan di kanal YouTube KPU Kota Depok, Minggu (22/11/2020).

Pradi menyebut komunikasi yang dilakukan intens bisa menjadikan terlaksananya sebuah perencanaan. Komunikasi ini, sebut Pradi, harus berjalan dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

"Jawaban komunikasi yang intens, masuk di dalam kerja di sekitaran Jabodetabek berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Ini peluang-peluang yang sangat baik kemudian tegas di dalam pelaksanaan bagaimana perencanaan-perencanaan pembangunan di sekitar itu," katanya.

"Maka kuncinya adalah komunikasi yang terintegrasi dengan berbagai wilayah termasuk dengan pemerintah pusat," imbuhnya.

Cawalkot nomor urut 1, Mohammad Idris, langsung memamerkan bahwa pihaknya telah menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai lembaga terkait masalah ini. Selain itu, Idris menyebut sudah melakukan komunikasi dengan kepala daerah perbatasan Kota Depok.

"Bahwa hubungan antar daerah sebenarnya kita sudah banyak lembaga-lembaga yang mengikat dan komitmen kita untuk bisa terlibat dalam lembaga tersebut misalnya Apeksi misalnya misalnya Akopsi, BKSP Jabodetabek yang sekarang ketuanya kebenaran adalah Gubernur DKI dan juga perjanjian-perjanjian MOU yang sudah dilakukan dengan beberapa kota, Kota Bandung dalam sisi IT dan juga Kota/Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi itu yang MOU sudah kita lakukan dan komunikasi khususnya perbatasan-perbatasan yang memberikan dampak kerugian kepada Kota Depok," papar Idris.

Selanjutnya
Halaman
1 2