Debat Pilkada Depok

Debat Panas soal Margondasentris, Pradi-Afifah dan Idris-Imam Saling Sindir

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 16:55 WIB
Wacana Pelarangan Motor Melintasi Jalan Margonda

Kendaraan bermotor melintasi jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Kamis (17/08/2017). Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek atau BPTJ  mengeluarkan rekomendasi perluasan pelarangan motor di sejumlah jalan di Jakarta dan kota-kota di sekitarnya, salah satunya di Jalan Margonda, Depok. Grandyos Zafna/detikcom
Jalan Margonda, Depok (Grandyos Zafna/detikcom)
Depok -

Kesenjangan kondisi Margonda dan wilayah lain di Depok menjadi salah satu topik debat Pilkada Depok 2020. Selain mengemukakan visinya, dua cawalkot, yaitu Pradi Supriatna dan Mohammad Idris, saling sindir.

Pertanyaan soal Margonda-sentris adalah salah satu pertanyaan dari panelis yang awalnya diajukan untuk Pradi. Pradi, yang saat ini merupakan Wakil Wali Kota Depok, tak memungkiri bahwa pembangunan kota itu hanya fokus di Jalan Margonda.

"Ini sudah berlangsung cukup lama dan faktanya demikian. Fokus pembangunan nampaknya hanya di Margonda," kata Pradi saat debat yang ditayangkan di YouTube KPU Kota Depok, Minggu (22/11/2020).

Dia pun berjanji membuat ruas jalan baru dan melebarkan jalan alternatif untuk mempermudah akses. Sementara itu, pasangan Pradi, yaitu Afifah Alia, menyoroti banyaknya apartemen hingga mal di sepanjang Jalan Margonda.

"Semua pusat perekonomian hanya ada di Margonda. Ini akibat Pemkot Depok tidak berhasil membangun jalan-jalan di sekitarnya," kritik Afifah.

Serangan Pradi dan Afifah langsung dibalas sindiran oleh calon wakil wali kota Depok nomor urut 2, Imam Budi Hartono. Menurutnya, pembangunan di Depok sudah merata.

"Kita melihat mungkin paslon nomor 1 belum jalan-jalan ke Depok," sindir Imam.

"Bojongsari sudah ramai, Cinere sudah ramai. Jadi tidak Margonda-sentris saja," sambungnya.

Simak video 'Antisipasi Terjadinya Kerumunan di TPS Pilkada 2020':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2