Heboh Langgar Prokes

Cerita Penasihat PM Inggris Tuai Protes Usai Langgar Protokol Kesehatan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 11:11 WIB
Dominic Cummings, senior aide to Prime Minister Boris Johnson, makes a statement inside 10 Downing Street, London, Monday May 25, 2020, over allegations he breached coronavirus lockdown restrictions. In an exceptionally rare televised statement, Cummings gave a detailed account of his movements in late March and early April, which have caused an intense political storm. (Jonathan Brady/Pool via AP)
Penasihat PM Inggris, Dominic Cummings (Jonathan Brady/Pool via AP)

PM Johnson sendiri menyatakan dukungan untuk Cummings. Pada Minggu (24/5) waktu setempat, PM Johnson menyatakan keyakinan bahwa penasihatnya itu bertindak 'secara bertanggung jawab sesuai hukum dan dengan integritas'. Dalam pernyataan pada Senin (25/5) waktu setempat, Cummings mengakui dirinya tidak memberi tahu PM Johnson soal keputusannya pergi ke Durham saat lockdown.

Pelanggaran yang dilakukan Cummings ini menjadi polemik di Inggris. Bahkan, sejumlah protes disuarakan. Protes itu salah satunya datang dari menteri untuk Skotlandia, Douglas Ross. Douglas memutuskan mengundurkan diri sebagai bentuk protesnya.

"Saya memiliki konstituen yang tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada orang yang dicintai; keluarga yang tidak bisa berduka bersama; orang yang tidak mengunjungi kerabat yang sakit karena mereka mengikuti petunjuk pemerintah," kata Douglas dalam cuitan Twitter-nya.

Sebagaimana diketahui, di Jakarta, acara pernikahan putri Habib Rizieq, Syarifah Najwa Syihab, yang digelar pada Sabtu (14/11) di Jl Petamburan III, mendapat sorotan karena menciptakan kerumunan. Padahal sampai saat ini pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi masih berlaku di DKI Jakarta. Warga yang menggelar resepsi pernikahan di gedung harus menerapkan kapasitas maksimal 25 persen. Selain itu, akad nikah hanya boleh dihadiri 30 orang.

FPI mengklaim acara pernikahan itu hanya mengundang 30 orang. Pernyataan ini bertolak belakang dengan pernyataan Habib Rizieq dan situasi saat pelaksanaan acara.

Sementara itu, Habib Rizieq sendiri kini belum terlihat muncul usai kerumunan acaranya di sejumlah wilayah jadi sorotan hingga menimbulkan kluster COVID-19 baru. Di tengah tidak munculnya pimpinan FPI tersebut, beredar pula isu Habib Rizieq beserta menantu dan putrinya positif COVID-19 dan sedang dirawat di wilayah Bogor. Namun FPI menegaskan kabar itu tidak benar.

"Tidak benar kalau beliau sakit, apalagi COVID-19, itu bohong dan berita sesat," kata Wakil Sekretaris Umum Aziz Yanuar kepada wartawan, Jumat (20/11) pukul 13.00 WIB.


(rdp/imk)