Heboh Langgar Prokes

Cerita Penasihat PM Inggris Tuai Protes Usai Langgar Protokol Kesehatan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 22 Nov 2020 11:11 WIB
Dominic Cummings, senior aide to Prime Minister Boris Johnson, makes a statement inside 10 Downing Street, London, Monday May 25, 2020, over allegations he breached coronavirus lockdown restrictions. In an exceptionally rare televised statement, Cummings gave a detailed account of his movements in late March and early April, which have caused an intense political storm. (Jonathan Brady/Pool via AP)
Penasihat PM Inggris, Dominic Cummings (Jonathan Brady/Pool via AP)
Jakarta -

Kerumunan acara yang diselenggarakan Habib Rizieq disorot lantaran melanggar protokol kesehatan Corona. Sorotan terhadap pelanggaran protokol kesehatan juga terjadi di mancanegara.

Di Inggris, sorotan serupa pernah dialami oleh Dominic Cummings, penasihat utama Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson. Cummings dikritik publik Inggris karena nekat bepergian sejauh lebih dari 402 kilometer saat lockdown pada Mei lalu. Namun, dia tak menyesali perbuatannya.

Seperti dilansir CNN, Selasa (26/5/2020), Cummings menuturkan kepada wartawan setempat bahwa dirinya bepergian ke wilayah Durham, yang berjarak lebih dari 402 kilometer dari kediamannya di London, demi memastikan kondisi anaknya.

"Saya telah berpikir dan saya berpikir hari ini bahwa aturan-aturan termasuk yang menyangkut anak kecil dan situasi ekstrem, memperbolehkan saya untuk melakukan penilaian terhadap situasi yang melingkupi diri saya sendiri," tutur Cummings dalam pernyataannya.

"Saya bisa memahami bahwa beberapa orang akan berargumen bahwa saya seharusnya tetap tinggal di rumah saya di London selama ini. Saya memahami pandangan ini, saya tahu kesulitan dan pengorbanan hebat yang harus dilakukan negara ini, meskipun saya juga dengan hormat, tidak setuju," imbuhnya.

Kepada wartawan setempat, Cummings mengakui bahwa dirinya meyakini tindakannya 'beralasan dalam situasi ini'. Dia membeberkan serangkaian peristiwa yang mendasari keputusannya untuk meninggalkan London.

"Saya khawatir jika istri saya dan saya sakit serius, mungkin dirawat di rumah sakit, tidak ada orang di London yang bisa kami mintai tolong untuk merawat anak kami dan memaparkan mereka kepada COVID," ucapnya.

"Saya tidak menyesali apa yang saya lakukan... saya pikir apa yang saya lakukan sebenarnya masuk akal dalam situasi ini," imbuh Cummings.

Laporan media lokal Inggris, Mirror dan The Guardian, menyebut Cummings bepergian sejauh lebih dari 402 kilometer saat lockdown berlangsung di Inggris. Meskipun bukan pelanggaran karena menciptakan kerumunan, istrinya ketika itu mengalami gejala-gejala virus Corona.

Lihat juga video 'Inggris Terapkan Aturan Baru, Berkumpul Lebih dari 6 Orang Bisa Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]



Apa kata PM Inggris terkait pelanggaran ini? Silakan klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2