#PriokBermasker Digencarkan, Pelabuhan Tanjung Priok Kini Zona Hijau COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 12:26 WIB
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagi-bagi Masker. (Dok Istimewa)
Foto: Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bagi-bagi Masker. (Dok Istimewa)
Jakarta -

Sejak 3 September 2020 lalu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggencarkan program #PriokBermasker dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Hasilnya, wilayah yang semua masuk zona merah ini kini masuk jadi zona hijau.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Ahrie Sonta mengatakan, pihaknya telah melaksanakan deteksi dini terkait penyebaran virus COVID-19 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Dia mengaku bersyukur upaya yang dilakukan selama ini membuahkan hasil.

"Hasil kordinasi dengan Kepala KKP Tanjung Priok, Kepala KKP Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta, Kepala KKP Muara Angke, Kepala KKP Sunda Kelapa, Kepala KKP Kalibaru dan Kepala KKP Marunda sampai saat ini dinyatakan sebagai zona hijau dan wilayah Pelabuhan Tanjung Priok negatif COVID-19," kata Ahrie kepada wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah melaksanakan deklarasi 'Komitmen Bersama Ayo Pake Masker #PriokBermasker Pelabuhan Sehat-Indonesia Maju' pada 3 September 2020 lalu di Mako Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Agenda ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, pengguna jasa, instansi pemerintah serta stakeholder di pelabuhan akan kesadaran mematuhi protokol kesehatan untuk memutus penyebaran COVID-19.

Sejak deklarasi tersebut, lanjut Ahrie, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bersama stakeholder di pelabuhan rutin melaksanakan penyemprotan disinfektan baik di jalan raya maupun area perkantoran. Agenda ini rutin dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu.

Polisi bagikan 10 ribu masker ke warga di Pelabuhan Tanjung PriokPolisi bagikan 10 ribu masker ke warga di Pelabuhan Tanjung Priok Foto: (dok.istimewa)

"Kami terus berupaya menurunkan penyebaran COVID-19 dengan melakukan 3T atau tracing, testing, treatment. Selain penyemprotan disinfektan, setiap pagi dan sore kami juga melaksanakan operasi yustisi gabungan bersama stakeholder untuk memberikan teguran bahkan sanksi kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," jelas Ahrie.

Ahrie menambahkan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan stakeholder terkait juga telah melakukan 2.000 rapid test dan 500 swab test kepada anggota polres serta karyawan perkantoran di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Gerakan #PriokBermasker, Kapolda: Jadikan Masker Kebiasaan BaruGerakan #PriokBermasker (Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)

"Alhamdulillah, selama kegiatan rapid dan swab berlangsung, tidak ditemukan kasus reaktif ataupun kasus positif COVID-19," kata Ahrie.

"*Ini semua tentunya bisa terjadi bukan karena kerja satu pihak, tapi juga komitmen dan kerja keras semua stakeholder di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok termasuk salah satunya GM Pelindo Tanjung Priok Pak Guna Mulyana. Alhamdulillah semua kompak, bahu membahu ambil bagian dalam menekan bahkan mencegah penyebaran COVID-19*" imbuhnya.

Meski Pelabuhan Tanjung Priok kini masuk zona hijau, Ahrie mengatakan pihaknya tidak akan terlena. Polisi akan tetap gencar melakukan kegiatan untuk memutus mata rantai COVID-19.

"Kita jangan sampai terlena karena COVID-19 ini belum selesai. Kami akan terus gencar melakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan di antaranya dengan terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan. InsyaAllah dengan begitu masyarakat akan terhindar dari COVID-19, dan perekonomian khususnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok juga bisa berjalan dengan maksimal," ucap Ahrie.

Diketahui, instansi dan stakeholder di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok menandatangani Deklarasi Komitmen Bersama Priok Bermasker pada 3 September 2020. Kepala Kantor Kesyahbandaraan Utama Tanjung Priok, Capt Wisnu Handoko mengatakan, aksi ini untuk meningkatkan koordinasi penerapan protokol kesehatan serta meningkatkan pengawasan dan pendisiplinan di lingkungan kerja masing-masing instansi.

Deklarasi Priok BermaskerDeklarasi Priok Bermasker Foto: Kemenhub

Wisnu yang juga Ketua Satgas COVID-19 di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, mengatakan terima kasihnya atas dukungan dari pimpinan daerah, TNI, dan Polri yang terus memberikan semangat untuk terus berjuang melawan COVID-19.

Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bersama tentang Kewajiban Menggunakan Masker Dalam Rangka Pencegahan Penularan Coronavirus Disease (COVID-19) di Wilayah Pelabuhan Tanjung Priok .

Surat Edaran tersebut ditetapkan pada tanggal 1 September 2019. Surat edaran ini ditandatangani oleh Kepala Kantor Kesyahbandaraan Utama Tanjung Priok, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Kepala Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok, Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu & Keamanan Hasil Perikanan Jakarta II, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Priok, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok, serta General Manager PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok.

"Saya sampaikan terima kasih kepada rekan-rekan pimpinan instansi, kementerian, dan stakeholder yang ada di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok, serta para tokoh masyarakat yang bahu membahu dengan kami untuk terus membina para pekerja, karyawan, TKBM, dan seluruh orang yang bekerja di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok ini untuk aman dan bebas dari COVID-19," ujarnya.

(hri/aud)