Round-Up

Di Balik Aksi Konvoi Maung Koopsus TNI di Depan Markas FPI

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 22:06 WIB
Viral kendaraan taktis Koopssus TNI (unjuk kekuatan) show of force di depan markas FPI di Petamburan (Screenshot video viral)
Foto: Viral kendaraan taktis Koopssus TNI (unjuk kekuatan) show of force di depan markas FPI di Petamburan (Screenshot video viral)
Jakarta -

Jagat dunia maya digegerkan dengan aksi konvoi kendaraan taktis Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI. Pasalnya, konvoi kendaraan tempur itu dilakukan di depan markas Front Pembela Islam (FPI).

Hal ini berawal dari video viral sejumlah kendaraan milik Koopsus TNI itu beredar di media sosial (medsos). Video ini menjadi sorotan karena sejumlah kendaraan taktis itu berhenti di depan markas FPI pimpinan Habib Rizieq Syihab, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dalam video itu nampak jelas bahwa salah satu kendaraan taktis merupakan Maung produksi PT Pindad. Di samping bodi Maung tersebut tertulis Koopsus TNI.

Koopsus TNI merupakan salah satuan merupakan pasukan elite yang dibentuk dari 3 matra, yakni TNI dari matra darat (AD), laut (AL), dan udara (AU). Tim elite Koopssus TNI dibentuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan Perpres Nomor 42 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berdasarkan Perpres tersebut, pasukan ini dibentuk dalam rangka menghadapi ancaman yang memiliki eskalasi tinggi dan dapat membahayakan ideologi negara, kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik lndonesia (NKRI), dan melindungi segenap bangsa Indonesia.

Pada Pasal 46B ayat (1) Perpres tersebut ditulis berbagai macam tugas-tugas tim elite ini. Singkat kata, Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus untuk menyelamatkan kepentingan nasional di dalam ataupun luar wilayah Republik Indonesia.

"Komando Operasi Khusus Tentara Nasional Indonesia disebut Koopssus TNI bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan untuk mendukung pelaksanaan operasi khusus yang membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam ataupun di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mendukung tugas pokok TNI," tulis Pasal 46B ayat (1) Perpres 42/2019, sebagaimana dilihat detikcom, pada Minggu (21/7/2019) silam.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI saat diresmikan di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (30/7/2019). Pembentukan Koopssus TNI yang berasal dari pasukan elite tiga matra TNI tersebut bertujuan untuk nenghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.Foto: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI saat diresmikan di Mabes TNI, Cilangkap, Selasa (30/7/2019). Pembentukan Koopssus TNI yang berasal dari pasukan elite tiga matra TNI tersebut bertujuan untuk menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.)

Koopssus TNI dipimpin oleh Dankoopssus, yang berkedudukan di bawah serta bertanggung jawab kepada Panglima TNI. Adapun Dankoopssus TNI dijabat pejabat tinggi bintang 2. Dalam struktur organisasi TNI, Koopssus TNI tergabung ke dalam badan pelaksana pusat.

Koopssus TNI mengkoordinasikan 3 pasukan elite dari tiap matra, yaitu Den-81 Kopassus, Den-Jaka Marinir, dan Sat-Bravo Paskhas. Koopssus TNI menyatukan 3 satuan elite tersebut untuk melakukan operasi bersama.

Kembali ke video viral kendaraan taktis Koopsus TNI 'mejeng' di depan markas FPI, selain Maung, terlihat dua truk hitam, satu mobil patroli, dan satu motor PM yang mengawal rombongan. Terdengar sirene dari kendaraan TNI tersebut 'meraung-raung' beberapa saat hingga akhirnya meninggalkan lokasi.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Selanjutnya
Halaman
1 2