RK Akan Sanksi Pemkab Bogor soal Kerumunan Massa Acara HRS di Megamendung

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 18:02 WIB
Santri berkumpul di Simpang Gadog jelang ceramah Habib Rizieq di Megamendung, Bogor.
Kerumunan massa di Megamendung (Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akan memberikan sanksi kepada Pemkab Bogor terkait kerumunan massa dalam acara yang dihadiri Habib Rizieq Syihab (HRS) di Megamendung. RK juga meminta Pemkab Bogor menjatuhkan sanksi kepada panitia acara di Megamendung.

"Saya akan memberi sanksi juga kepada Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bogor saya minta juga memberikan sanksi yang juga tegas karena membawa banyak dampak," kata RK setelah dimintai klarifikasi oleh polisi di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Lantas, apa dampak dari acara di Megamendung tersebut? RK juga mengungkapkan dampaknya.

"Salah satunya (dampak akibat acara di Megamendung) sudah kita periksa 400 warga yang berkumpul di sana dengan tes swab antigen. Dari 400 itu 5 positif," ungkap RK.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dimintai keterangan oleh Bareskrim Polri selama 7 jam terkait acara yang dihadiri HRS di Megamendung. RK meminta maaf atas kerumunan di Megamendung tersebut.

"Tadi selama kurang-lebih 7 jam dari jam 10-an. Sebagai warga negara yang sangat taat pada aturan hukum datang karena diminta keterangan-keterangan dalam kapasitas sebagai ketua komite penanggulangan COVID juga Gubernur Jawa Barat perihal keramaian kerumunan di Megamendung," kata RK di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11).

(zak/tor)