Sekolah Buka Lagi 2021, Tito: Jangan Sampai Anak-anak Euforia

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 20 Nov 2020 15:58 WIB
Mendagri Tito Karnavian memberikan kuliah umum kepada Praja IPDN di Jatinangor, Jawa Barat.
Mendagri Tito Karnavian (Foto: dok. Puspen Kemendagri)

Tito mengimbau satuan-satuan kerja perangkat daerah (SKPD) betul-betul berkoordinasi untuk mendukung dinas pendidikan demi menyelenggarakan sekolah tatap muka. Pembukaan sekolah harus tetap terlindungi dari COVID-19.

"Kami menyarankan kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu Kepala Daerah, juga dari Pak Mendikbud, Menteri Agama juga bisa membuat semacam surat edaran kepada kanwil agama maupun dinas pendidikan masing-masing agar protokol-protokol tersebut diikuti di satuan pendidikannya," kata Tito.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem menjelaskan pembelajaran tatap muka di sekolah bakal dimulai pada Januari 2021.

"Pemerintah pada hari ini melakukan penyesuaian kebijakan untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah, kanwil, atau kantor Kemenag untuk menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di bawah kewenangannya," kata Nadiem sebelum Tito berbicara dalam forum ini.

Namun peran orang tua juga menentukan. Orang tua yang khawatir tetap boleh melarang anaknya masuk sekolah. Peran pemda juga menentukan.

Selain pihak orang tua dan pihak pemda, pihak ketiga yang juga menentukan boleh-tidaknya sekolah pembelajaran tatap muka adalah kepala sekolah dan komite sekolah. Sekolah boleh tatap muka jika ketiga pihak ini bersepakat.

"Kalau tiga pihak itu setuju, sekolah itu boleh melaksanakan tatap muka. Jadi harus ada persetujuan orang tua melalui komite orang tua, persetujuan kepsek, dan tentunya kepala daerah," ucap Nadiem.

Nadiem menyebut sekolah tatap muka ini sifatnya diperkenankan. Pembolehan sekolah tatap muka tak berarti sebuah kewajiban.

"Pembelajaran tatap muka ini diperbolehkan, tidak diwajibkan, dan keputusan itu ada di pemda, kepala sekolah, dan orang tua, yaitu komite sekolah," ucap Nadiem.

Halaman

(dnu/imk)