Jateng-Jabar-DKI Masuk 3 Besar Kenaikan Kasus Corona Mingguan Tertinggi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 16:41 WIB
Poster
Ilustrasi penyebaran Corona di RI (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengumumkan perkembangan penyebaran virus Corona (COVID-19) di Tanah Air. Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta merupakan 3 besar provinsi dengan kenaikan kasus Corona mingguan tertinggi.

"Saat ini terdapat 22 provinsi dengan jumlah kasus yang bertambah sepekan terakhir. Sedangkan 12 provinsi sebaliknya mengalami penurunan. Hal ini sangat disayangkan mengingat masih lebih banyak jumlah provinsi yang mengalami tren kenaikan daripada penurunannya," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, di kanal YouTube Setpres, Kamis (19/11/2020).

"Dapat dilihat bahwa Jawa Tengah berada pada peringkat pertama kenaikan kasus tertinggi, yaitu naik sebesar 2.377. Disusul Jawa Barat naik 875 dan DKI Jakarta naik sebesar 793. Kami ingatkan kepada Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI Jakarta bahwa tentunya ini bukan prestasi yang baik," imbuhnya.

Sementara 3 provinsi, yakni Sumatera Utara, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), merupakan 3 besar dengan kenaikan kasus mingguan paling sedikit. Satgas COVID-19 meminta pemda 3 provinsi tersebut memasifkan testing dan tracing Corona.

"Kemudian, jika dilihat pada data ini, maka Sumatera Utara, Maluku Utara, dan NTB adalah provinsi yang mengalami kenaikan kasus mingguan paling sedikit. Ketiga provinsi ini mengalami kenaikan kasus, namun jumlahnya yang kecil," terang Wiku.

"Untuk itu kami mendorong kepada pemda ketiga provinsi ini, kami minta untuk segera memasifkan lagi testing serta penjaringan kontak erat atau tracing dalam rangka untuk upaya deteksi dini," sambung dia.

Wiku juga menyampaikan data provinsi dengan angka penurunan kasus tertinggi. Ketiga provinsi dimaksud, yaitu Kalimantan Barat, Jawa Timur dan Papua Barat.

"Tak lupa kami juga sampaikan apresiasi kepada tiga provinsi dengan angka penurunan kasus tertinggi, yaitu Kalimantan Barat, Jawa Timur, dan Papua Barat. Masing-masing mengalami penurunan sejumlah 228 kasus, 223 kasus, dan 142 kasus. Terima kasih telah menekan laju penularan sebaik mungkin. Tetap semangat dan jangan sampai terlena dengan pencapaian yang telah diraih," papar Wiku.

(zak/imk)