Panglima TNI Cek Pasukan, Ancaman Perpecahan Dinilai Sudah Mengkhawatirkan

Danu Damarjati - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 15:50 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek pasukan Marinir. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek pasukan Marinir. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Tadi pagi, Hadi Tjahjanto mengecek pasukan Kopassus, Marinir, dan Paskhas. Dia berpesan soal persatuan, pesan yang belakangan ini didengungkan terus.

"Tidak seperti biasanya, saya secara mendadak melaksanakan alarm dan saya nilai kesiapsiagaan prajurit petarung sangat baik. Kebanggaan adalah kehormatan. Oleh sebab itu harus dijaga dan dipertahankan," jelas Marsekal Hadi di markas Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta Selatan, pukul 09.34 WIB.

Pesan persatuan dan kesatuan didengungkan terus karena memang ancaman terhadap persatuan itu ada. Isu soal identitas menjadi tanda-tanda munculnya ancaman itu. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Achmad Riad menyinggung beberapa pihak yang membawa identitas ini-itu.

"Betul, betul (ada indikasi gangguan persatuan Indonesia), jelas pasti ini persatuan. Kita sudah melihat ada beberapa yang merasa identitas ini, identitas itu, tentunya kita semua harus waspada ya. Jadi TNI ini kita waspada, ya. Jadi jangan kita juga lengah. Kalau kita lengah, 'Ah itu nggak apa-apa', ternyata terjadi, kita semua sudah terlambat," kata Mayjen Achmad Riad di Markas Wing I Paskhas, Halim, Jakarta Timur.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek pasukan Marinir. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengecek pasukan Marinir. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)

Namun Achmad Riad tak ingin menyebut siapa pihak yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan Indonesia. Dia hanya mengatakan TNI siap mengamankan ancaman yang datang.

Halaman

(dnu/tor)