Penampakan Vanessa Angel Dieksekusi ke LP Pondok Bambu

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 15:17 WIB
Potret saat Vanessa Angel Dieksekusi ke LP Pondok Bambu.
Potret Saat Vanessa Angel Dieksekusi ke LP Pondok Bambu (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, Rumata Rosininta Sianya, resmi mengeksekusi Vanesza Adzania alias Vanessa Angel ke LP Perempuan Pondok Bambu kemarin. Hal itu untuk melaksanakan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) No 1193/Pid.Sus/2020/PN.Jkt.Brt yang menghukum Vanessa selama 3 bulan penjara.

"Putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap, karena Vanessa maupun Jaksa tidak ada mengajukan upaya hukum banding," kata Rumata kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Potret saat Vanessa Angel Dieksekusi ke LP Pondok Bambu.Potret Saat Vanessa Angel Dieksekusi ke LP Pondok Bambu (Foto: Dok. Istimewa)

Terpidana Vanessa melalui penasihat hukumnya secara sukarela menyatakan kesediaan menjalani pidana yang dijatuhkan oleh PN Jakbar. Bahkan Vannesa telah membayar pidana tambahan berupa denda sejumlah Rp 10 juta ke kas negara melalui jaksa penuntut umum.

"Karena, apabila denda tersebut tidak dibayar, sesuai putusan hakim, Vanessa akan menggantinya dengan penjara selama 1 (satu) bulan," ujar Rumata.

Eksekusi itu diterima oleh pihak Lapas Perempuan Pondok Bambu Oki Tri Widiastuti, setelah terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sebelumnya, Vannesa telah mempersiapkan diri dengan melakukan PCR, dan hasilnya bebas COVID-19.

Terlihat proses eksekusi tersebut berjalan lancar. Suami Vannesa, Febri (Bibi) Ardiansyah, dan penasihat hukumnya, Toddy Laga Buana, mendampingi Vanessa dalam proses eksekusi tersebut.

Kabag Humas dan Protokol Ditjen PAS Rika Aprianti menjelaskan Vanessa Angel akan dikarantina di kamar mapenaling (masa pengenalan lingkungan).

"Penerimaan dilaksanakan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan adanya hasil tes swab negatif dan yang bersangkutan ditempatkan di kamar mapenaling untuk dilaksanakan isolasi selama 14 hari," ucap Rika.

(asp/idn)