Pimpinan KPK ke Cakada: Kalau Niat Dagang Kekuasaan, Siap-siap KPK Hadir

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 13:21 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta -

KPK kembali mengingatkan niat para calon kepala daerah (cakada) yang maju dalam Pilkada Serentak 2020. KPK berpesan agar para cakada tak berniat untuk dagang kekuasaan.

"Jadi KPK hadir saat ini tidak akan menggurui, KPK hadir hanya mengingatkan kembali agar jangan sampai salah arah. Berjuang dengan mengorbankan segala hak, duitnya iya, tenaganya iya, dan segala hal tapi ternyata niatnya salah, ingin dagang kekuasaan," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, dalam acara webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas 2020, di YouTube Kanal KPK, Kamis (19/11/2020).

"Kalau ingin dagang kekuasaan, maka yang terjadi kami akan siap-siap setelah menang, KPK akan hadir," imbuh Ghufron.

Ghufron menyebut bahwa KPK tidak ingin pesta demokrasi itu malah menghadirkan pemimpin yang korup. KPK ingin Pilkada 2020 dapat melahirkan pemimpin yang prorakyat.

"Kalau kemudian yang lahir hanya pedagang-pedagang kekuasaan, modal 30 tapi harapannya nanti bisa kembali 10 dan lain-lain, maka sesungguhnya kita sedang berada di jalan yang salah," ujar Ghufron.

Dia mengatakan niat para cakada maju di Pilkada 2020 harus bagus. Menurutnya, cakada harus memiliki niat menjadi pemimpin yang memberi manfaat yang lebih untuk rakyat.

"Mari sekali lagi, saya yakin ongkos biaya politik yang Anda sudah habiskan minimal sudah separuh habis ber-M-M. Oleh karena itu, apa yang sudah telanjur terbiayakan itu diiktikadkan bahwa ini adalah perjuangan anda semua, insan-insan anak bangsa yang paling baik di daerah masing-masing untuk menjadi pemimpin yang lebih manfaat bagi rakyatnya," katanya.

(fas/idn)