Terapkan Prokes Ketat, Peserta Muktamar IX PPP Wajib Bawa Hasil Tes Swab

Abu Ubaidillah - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 12:32 WIB
Anggota MPR RI dari Fraksi PPP, Achmad Baidowi, menjadi pembicara dalam Diskusi Empat Pilar MPR RI dengan Tema Potensi Golput di Pemilu 2019 di Media Center MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Foto: Lamhot Aritonang-Sekretaris OC Muktamar IX PPP Achmad Baidowi
Jakarta -

PPP memastikan Muktamar IX yang berlangsung di Makassar 18-21 Desember mendatang akan menerapkan standar protokol kesehatan dunia dan ketentuan dari satgas COVID-19. Para peserta dan panitia diharuskan dalam kondisi sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan swab.

"Setiap peserta Muktamar IX wajib membawa hasil swab," kata Sekretaris Organizing Commette (OC) Muktamar IX PPP, Achmad Baidowi, Kamis (19/11/2020).

Pria yang akrab disapa Awiek ini mengatakan peserta yang tidak memiliki bukti swab, misalnya hanya menggunakan hasil rapid test saat naik pesawat, maka panitia mengarahkan peserta ke Rumah Sakit terdekat untuk swab cepat. Sebelum, hasil swab didapat maka peserta tidak diperbolehkan memasuki arena muktamar termasuk hotel-hotel pendukung.

Selama di lokasi muktamar, peserta diwajibkan menjaga jarak minimal 1 meter, ini untuk memastikan semua yang terlibat di acara Muktamar sesuai dengan protokol kesehatan covid 19.

Terlebih kapasitas ruangan utama di Hotel Claro sebanyak 5.000 orang. Sehingga ketika tempat duduk berjarak maka maksimal yang dapat menampung sekitar 700 orang ketika pembukaan. Sedangkan sisanya akan mengikuti secara online.

"Persidangan dibikin secara offline dan online, dan untuk pemilihan maka diatur waktu kedatangan di arena muktamar," ucapnya.

Sementara itu pada waktu pemilihan ketua umum dan formatur memang sengaja dibuat offline untuk memastikan kehadiran pemilik suara. Agar tidak terjadi penumpukan, maka kedatangannya dilakukan secara bergiliran per DPW.

Selain itu kata Awiek, panitia juga mengimbau DPW agar tidak membawa rombongan di luar peserta Muktamar.

"Mohon pengertiannya kepada DPW dan DPC bahwa Muktamar IX ini digelar di tengah suasana pandemi covid-19," terang Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Sementara ketua panitia lokal Muktamar IX PPP, Muh Aras, mengatakan bahwa acara muktamar dikordinasikan dengan gugus tugas COVID-19.

"Menjadi hal yang penting sehingga agenda itu betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik dengan dasarnya protokol kesehatan," kata pria yang biasa dipanggil Aras.

Ketua DPW Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menjelaskan, kapasitas ruangan yang disiapkan cukup besar, namun hanya diisi sesuai dengan standar protokol COVID-19.

Sehingga jarak kursi antara satu dengan yang lainnya berkisar 1 meter, begitu juga di area hotel disiapkan petugas-petugas untuk mengingatkan selalu pakai masker, cuci tangan dan selalu jaga jarak.

"Peserta juga kita kondisikan, peserta yang di luar ruangan muktamar agar berada di kamar masing-masing untuk mengikuti persidangan secara virtual, sehingga insya Allah seluruh kegiatan-kegiatan di muktamar itu selalu mematuhi protokol kesehatan COVID-19," ungkapnya.

(ega/ega)