Anak Penjual Rujak di Lombok Tengah Lulus Seleksi Bintara Polri 2020

Faidah Umu Safuroh - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 22:10 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Seorang anak penjual rujak dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) lulus Seleksi Bintara Polri Tahun Anggaran 2020-2021. Ia dinyatakan lulus dan memulai Diktuk Bintara Polri sejak Senin (16/11).

Laki-laki bernama M. Alvin Prayogi Sasongko Putra lahir 26 Februari 2002. Ia merupakan anak dari Yeni Fitriawati, yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual rujak. Alvin mengungkapkan apresiasinya kepada institusi Polri, yang dalam penerimaan anggota Polri dilaksanakan secara transparan, obyektif, dan bersih tanpa mahar.

"Terima kasih kepada Bapak Kapolres, Bapak Kapolda, dan Bapak Kapolri yang sudah memberikan kesempatan anak saya, anak seorang penjual rujak jadi Polisi. Alhamdulillah, ya Allah Engkau Maha Pengasih," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/11/2020).

Yeni menuturkan sebelum mendaftar ikut Seleksi Bintara Polri, di tengah kesibukannya sebagai pemain sepak bola Alvin selalu membantu ibunya berjualan rujak. Alvin sering mengantar pesanan rujak kepada pelanggan.

"Alvin tak jarang membantu saya berbelanja di pasar untuk keperluan berjualan. Bahkan sampai membeli terasi pun dia tidak pernah menolak. Dia juga yang mengantar pesanan rujak untuk pelanggan," tuturnya.

Penjual rujak yang akrab disapa Mbak Yen itu juga menceritakan ketika melakukan pendaftaran Seleksi Bintara Polri putranya sempat tersendat, karena ada kesalahan atau ketidakcocokan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan NIK Dukcapil.

"Jadi kendalanya NIK yang tidak cocok itu. Selebihnya tidak ada, karena anak saya daftar mandiri dan tanpa mengeluarkan uang (sogokan, red) sepeser pun," tukasnya.

"Murni, tidak nyogok. Mau nyogok pakai apa coba, bati (laba/keuntungan) rujak? Ya nggak mungkin lah," ucapnya.

Alvin juga merupakan salah satu putra Lombok Tengah yang berprestasi di bidang olahraga sepak bola. Ia tergabung dalam Satya FC. Namun, dalam seleksi Bintara Polri T.A. 2020-2021 Alvin tercatat sebagai siswa yang lulus melalui jalur rekrutmen Polki Umum.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto menegaskan dalam rekrutmen anggota Polri pihaknya juga melibatkan pengawasan internal dan eksternal.

Hal itu dimaksudkan untuk menunjukkan semua tahapan dan proses dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan bersih dari hal-hal negatif yang selama ini berkembang di tengah publik.

"Ini membuktikan bahwa Polda NTB telah menerapkan konsep BETAH dalam rekrutmen anggota Polri. BETAH itu bersih, transparan, akuntabel, dan humanis," tandasnya.

(akn/ega)