Haikal Hassan Bantah Penjemputan HRS Dimobilisasi, Singgung Ucapan Mahfud

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 21:52 WIB
Pendukung Habib Rizieq di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta
Kerumunan massa pendukung Habib Rizieq di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
Jakarta -

Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengungkap ada opsi kepulangan Habib Rizieq Syihab dilakukan secara diam-diam untuk menghindari kerumunan massa. Namun, opsi senyap itu akhirnya tak diambil karena merasa ada gangguan dari 'pihak ketiga' jika kepulangan Rizieq tak diumumkan secara terbuka.

Hal itu disampaikan juru bicara PA 212 Haikal Hassan dalam acara d'Rooftalk yang tayang di detikcom, Rabu (18/11/2020). Haikal awalnya menjelaskan pihak Rizieq sudah menggelar rapat terkait kepulangan sejak Desember 2019.

"Akhirnya rapat kita itu memberikan opsi. Opsi kita itu, satu, pulang itu dengan tanpa pemberitahuan siapa pun, diam-diam, senyap, lalu tiba-tiba sampai di Petamburan. Itu adalah opsi yang disampaikan kepada Habib Rizieq," kata Haikal.

Haikal, yang juga Sekjen Habib Rizieq Center, mengungkap Habib Rizieq sudah 3 kali mengalami hambatan saat akan pulang ke Indonesia dengan opsi 'senyap' yang diambil sebelumnya. Namun, karena terus mendapat hambatan, akhirnya pihak Rizieq memilih opsi mengumumkan kepulangannya secara terbuka.

"Sebenarnya pada waktu Pak Tito Karnavian sebagai Kapolri pada waktu itu mengeluarkan SP3, itu semangat sekali untuk pulang, tapi kan hambatan-hambatan terus. Nah, yang terjadi ini juga diam-diam, ternyata hambatan terjadi lagi. Mulai dari soal visa, soal cekal, kok begini terus. Akhirnya kita mengusulkan 3 opsi, yang kedua dengan pemberitahuan," ungkapnya.

Haikal Hassan (Zunita/detikcom)Jubir PA 212 Haikal Hassan (Zunita/detikcom)

"Kesimpulan yang diambil oleh kita, ini harus diumumkan, agar semua jelas dan tidak ada lagi hambatan-hambatan. Ini soal strategi saja. Beliau itu pengin pulang, gitu aja. Kita nggak tahu, kita nggak menuduh pemerintah Indonesia, kita nggak tuduh, tapi terus-terusan ada (hambatan)," ujar Haikal.

Meski sudah mengumumkan kepulangannya secara terbuka, Haikal mengungkap Rizieq masih mengalami hambatan karena ada pihak yang membatalkan pemesanan tiketnya di Saudi Airlines. Pria yang akrab disapa Babe itu menyebut keputusan mengumumkan kepulangan Rizieq diambil agar 'pihak ketiga' itu tidak lagi menebar gangguan.

"Bayangkan ya, satu minggu sebelum kepulangannya, sebelum Habib Rizieq mengumumkan tanggal 10 November akan pulang, tiketnya beliau itu ada yang berusaha membatalkan, di-e-mail ke Saudi Airlines, dan Habib Rizieq dengan istri dan anak-anaknya dinyatakan membatalkan diri. Untungnya pihak Saudi Airlines itu menghubungi kembali, udah, selesai. Jadi keputusan yang diambil untuk mengumumkan ini membuat pihak-pihak ketiga, yaitu oknum yang tidak menginginkan Habib Rizieq pulang akhirnya menjadi tidak berdaya," tuturnya.

Haikal membantah ada mobilisasi massa saat penjemputan Rizieq dan menyinggung pernyataan Mahfud Md. Seperti apa?

Selanjutnya
Halaman
1 2