Warga Tapteng Josua Ngaku Jual Meteor yang Timpa Rumah Rp 200 Juta

Jabbar Ramdhani, Abdi Somat - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 18:23 WIB
Seorang warga di Dusun Sitambarat, Kolang, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, membuat heboh karena menyebut rumahnya ditiban meteor. Buktinya adalah atap rumah bolong dan sebongkah batu.
Josua menunjukkan batu yang disebut meteorid yang menimpa rumahnya. (Abdi Somat Hutabarat/detikcom)
Jakarta -

Josua Hutagalung mengaku menjual meteorit yang menimpa rumahnya seharga Rp 200 juta. Batu dari langit itu dijual Josua kepada seorang warga negara asing (WNA).

Josua mengatakan seng atap rumahnya yang tertimpa batu yang diklaimnya dari langit pun ikut dibeli WNA tersebut.

"Batunya kemarin saya jual Rp 200 juta batunya. Itu beratnya 1.800 gram. Itu saya jual ke orang Bali, atas nama Jared, bule tuh. Terus dia juga beli atap seng yang bolong Rp 14 juta. Jadi total Rp 214 juta," kata Josua saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).

Warga di Dusun Sitambarat, Kolang, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), ini membantah meteorit tersebut dijual hingga Rp 26 miliar. Dia khawatir kabar tidak benar (hoax) itu malah membahayakan keselamatan keluarganya.

Dia mengatakan, bila batu langit itu laku hingga miliaran, bisa saja dia berhenti dari pekerjaan sehari-hari sebagai pembuat peti mati.

"Makanya kaget juga terima Rp 26 miliar. Saya jadi khawatir juga, anak kita segala macam. Kalau laku begitu, nggak bakal saya kerja bertukang kayak gini lagi," kata dia.

Sebelumnya, kabar meteor jatuh di Tapteng sempat bikin heboh. Benda langit tersebut menimpa atap sebuah rumah pada Sabtu (1/8) pukul 16.30 WIB.

Selanjutnya
Halaman
1 2