Pencabulan Penjaga RPTRA Ketahuan Usai Ortu Korban Baca WA Pelaku

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 16:13 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan. (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Seorang penjaga Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, ML (49) ditangkap polisi karena mencabuli bocah laki-laki berusia 14 tahun. Kasus itu terbongkar setelah orang tua korban membaca isi WhatsApp di HP korban.

Kapolsek Kembangan Kompol Imam Irawan mengatakan, kasus ini mulanya diketahui ibu korban pada 17 Oktober 2020.

"Pada saat itu ibu korban melihat isi pesan WhatsApp di handphone miliknya yang sering dimainkan anak korban untuk bermain game," kata Imam kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Imam mengungkap, isi pesan itu berisi kata-kata tidak senonoh. Nomor WA pelaku diberi nama 'Tomlol' itu, mengajak korban untuk melakukan perbuatan asusila.

"Setelah melihat isi pesan tersebut, kemudian ibu korban menanyakan langsung kepada anaknya," katanya.

Korban pun kemudian mengaku telah dicabuli oleh pelaku. Korban mengaku sudah dicabuli puluhan kali oleh pelaku.

Simak juga video 'Pria Ini Bawa Kabur dan Setubuhi ABG hingga Hamil 4 Bulan':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.