Calon Wakil Walkot Medan Salman Bantah Lakukan Kampanye di Masjid

Datuk Haris Molana - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 18:00 WIB
Salman Alfarisi memenuhi panggilan Bawaslu Medan (Datuk-detikcom)
Foto: Salman Alfarisi memenuhi panggilan Bawaslu Medan (Datuk-detikcom)
Medan -

Bawaslu Kota Medan meminta keterangan dari calon Wakil Wali Kota Medan, Salman Alfarisi, terkait dugaan kampanye di masjid. Salman membantah dirinya berkampanye di masjid.

"Ya berdasarkan laporan dari Panwascam Medan Sunggal, bahwa ketika saya sedang mengisi pengajian ada beredar APK dan saya tahu bahwa APK itu beredar di sini (Bawaslu) menurut penjelasan pelaporan itu secara pastinya. Jadi, siapa yang menyebarkan, terus APK-nya apa saja, seperti apa saya tidak tahu pasti," ujar Salman usai memberi klarifikasi di Bawaslu Medan, Senin (16/11/2020).

Salman mengaku dirinya juga mempertanyakan kepada Panwas mengapa bukan pihak yang mengedarkan alat peraga kampanye (APK) di masjid yang dipanggil. Menurutnya, hal itu harus dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kaitan antara pengedar APK dengan dirinya.

"Mestinya Panwascam itu pertama kali melaporkan atas nama si fulan, mengedarkan APK di masjid pada waktu saya hadir, mestinya begitukan. Kemudian dari situlah di telusuri apakah pengedar itu ada nggak sangkutan dengan saya. Kalau ada, panggil saya," ujar Salman.

"Kalau tidak ada, kan tidak perlu saya dipanggil. Jadi seandainya kalau saya ada di masjid, misalkan salat, tiba-tiba ada yang orang diutus ke situ untuk mengedarkan APK, saya dipanggil ke Panwas kan habis waktu saya nanti," sambungnya.

Dia berharap Bawaslu Medan menggelar bimbingan teknis lagi ke Panwascam. Salman pun mengaku heran mengapa sosok pengedar APK tersebut tidak diketahui.

"Maka, imbauan saya kepada Panwas supaya sebelum memproses laporan itu dalami dulu laporannya sesuai dengan ketentuan. Sehingga tidak menjadi framing seolah-olah saya sudah melanggar ketentuan," ujar Salman.

Salman pun menjelaskan dirinya hadir di masjid karena diundang sebagai penceramah. Dia menyatakan dirinya hadir dalam kapasitasnya sebagai penceramah.

"Waktu itu saya memang diundang untuk mengisi pengajian, saya ustaz, ngisi maulid, semua pengajian dan pada waktu itu disampaikan pada kami bahwa APK beredar, ini tadi kan," ujar Salman.

Selanjutnya
Halaman
1 2