Gubsu Ngaku Bakal Sujud Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 13:55 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi /(Ahmad Arfah-detikcom)
Foto: Gubsu Edy Rahmayadi /(Ahmad Arfah-detikcom)
Medan -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi menyatakan dukungannya terhadap RUU Larangan Minuman Beralkohol. Edy mengatakan dirinya mendukung karena mabuk merupakan hal yang tidak boleh.

"Udah pasti, dari dulu sebelum ada RUU, undang-undang, nggak boleh itu. Mabuk itu kan nggak boleh," kata Edy di Rumah Dinas Gubsu, Medan, Senin (16/11/2020).

Edy mengatakan mabuk biasanya berawal karena mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol. Edy mengaku bakal bersujud jika minuman beralkohol yang menjadi salah satu pemicu orang mabuk-mabukan dilarang kalau RUU Larangan Minuman Beralkohol jadi disahkan.

"Mabuk itu kan diawali dengan minum minuman beralkohol, jadi kalau itu ditiadakan Alhamdulillah, sujud saya, benar itu," ucapnya.

Dia juga menyinggung anggapan ada adat untuk mabuk-mabukan. Menurut Edy, anggapan tersebut tidak benar.

"Ada yang bilang Sumatera Utara adatnya mabuk-mabukan. Adat dari mana? Sumatera Utara itu orang hebat, nggak ada adat (mabuk-mabukan). Adatnya itu bagus, budayanya itu bagus," ucap Edy.

Tonton video 'Sanksi Bui 2 Tahun dan Poin Penting di RUU Larangan Minuman Beralkohol':

[Gambas:Video 20detik]



Apa saja yang diatur dalam RUU tersebut? Baca sejumlah pasal yang ada dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol di halaman berikutnya.