Wanti-wanti Pemerintah Evaluasi Libur Panjang Akhir Tahun

ADVERTISEMENT

Round-Up

Wanti-wanti Pemerintah Evaluasi Libur Panjang Akhir Tahun

Tim detikcom - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 06:55 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo
Doni Monardo (Foto: Faiq Azmi)
Jakarta -

Wanti-wanti disampaikan pemerintah mengenai evaluasi libur panjang pada akhir tahun 2020. Jika kasus Corona meningkat, ada opsi libur panjang diperpendek atau ditiadakan.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo dalam siaran langsung dari kanal YouTube BNPB, Minggu (15/11/2020). Satgas COVID-19 saat ini masih melihat ada atau tidaknya lonjakan kasus Corona.

"Nah oleh karenanya Satgas sendiri masih mengikuti perkembangan sampai dengan satu minggu yang akan datang, apakah dampak dari libur panjang ini signifikan terjadinya kasus, atau karena memang sudah semakin baik masyarakat menerapkan liburan kemarin, liburan aman dan nyaman tanpa kerumunan," kata Doni.

Doni mengatakan libur akhir 2020 tak akan berubah jika tak ada peningkatan kasus Corona. Namun bila sebaliknya, Satgas bisa mengusulkan ke pemerintah untuk memperpendek durasi libur pada akhir 2020.

"Nah kalau ini bisa diketahui bahwa kasusnya tidak mengalami peningkatan dan juga kita masih bisa mengendalikannya dengan baik, ya insyaallah pada akhir tahun yang akan datang kita tetap memberikan masukan kepada pemerintah untuk bisa melanjutkan libur panjang," terang Doni.

"Tetapi, apabila kasusnya meningkat seperti pada periode Agustus dan September yang lalu, maka tentu rekomendasinya adalah libur panjang diperpendek atau ditiadakan sama sekali," imbuhnya.

Simak halaman berikutnya soal imbauan Satgas agar menghindari kerumunan.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT