Ratusan Dokter Gugur Lawan COVID, Rakyat Tolong Dengar Permohonan IDI Ini

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 18:37 WIB
Jakarta -

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut ada ratusan tenaga medis yang meninggal akibat terpapar virus Corona (COVID-19). Perihal itu, Ketua Umum IDI Daeng M Faqih meminta agar masyarakat tidak memperberat situasi saat ini.

"Kasus kematian tenaga medis khususnya dokter... gugur dalam penanganan COVID, di atas seratus orang, tetapi mohon kami mohon sekali kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meminta pengertiannya membantu kami untuk tidak memperberat situasi. Mohon tidak untuk memperberat situasi, tidak menambah kasus ini besar, tidak menambah penularan kepada lebih banyak akan gugurnya petugas kesehatan yang lebih banyak," kata Daeng dalam siaran langsung dari kanal YouTube BNPB, Minggu (15/11/2020).

Daeng mengatakan masyarakat bisa mencegah terjadinya penularan virus Corona dengan menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Karena sejatinya, kata Daeng, masyarakat adalah garda terdepan untuk melawan perang dengan virus COVID-19 saat ini.

"Garda terdepan bukan lagi petugas kesehatan tapi seluruh elemen masyarakat sama-sama bergotong royong perang semesta terhadap COVID-19, dengan bersama-sama mencegah untuk tidak... mencegah untuk tidak tertular hindari kegiatan-kegiatan yang berpotensi menular, kerumunan. Kegiatan yang menyebabkan... begitu banyak... penularan semakin banyak, rumah sakit banyak lagi petugas kesehatan banyak tertular kita lebih banyak," papar Daeng.

Dari lubuk hati yang paling dalam, Daeng meminta agar masyarakat tidak melulu mengandalkan petugas kesehatan dan pemerintah terkait protokol kesehatan virus Corona. Dia meminta agar masyarakat turut sadar dan bersama-sama menerapkan protokol kesehatan agar tertular dari wabah virus Corona.

"Oleh karena itu, sekali lagi, kami mohon dari hati kami yang paling dalam para petugas kesehatan, untuk kita bersama-sama melakukan gerakan bersama perang semesta jangan hanya mengandalkan petugas kesehatan, jangan hanya mengandalkan pemerintah karena ini sifatnya.. harus seluruh lapisan masyarakat kesadaran kita untuk menerapkan protokol kesehatan supaya kita terhindar dari tertular COVID," tuturnya.