Pilkada Surabaya, Cucu Soekarno Nilai Eri-Armuji Mampu Teruskan Risma

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 12:56 WIB
Surabaya
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Cucu Proklamator RI, Soekarno, Puti Guntur Soekarno mengatakan pasangan nomor urut 1 di Pilkada Surabaya Eri Cahyadi-Armuji mampu untuk meneruskan kepemimpinan Tri Rismaharini di Surabaya. Hal ini dikarenakan Eri yang mempunyai latar belakang di Badan Perencanaan Perkotaan Surabaya sehingga mengetahui perencanaan dan juga eksekusinya.

"Dan itu semua yang sudah menjadi visi misi sejak Surabaya dipimpin Pak Bambang DH lalu Bu Risma. Jadi akan dipertahankan yang sudah baik dan ke depan harus makin dimantapkan," kata Puti dalam keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

Hal tersebut disampaikan Puti di sela-sela acara Rapat Konsolidasi Pemenangan Pilwalkot Surabaya untuk Eri-Armuji, di Grand Mercure, Surabaya, hari ini. Hadir pada acara tersebut Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto yang hadir bersama Anggota DPR-RI Bambang DH dan Indah Kurnia.

Ada pula jajaran pimpinan PDIP Jawa Timur dengan ketuanya Kusnadi, Wakil Ketua Whisnu Sakti Buana, serta Sekretaris Sri Oentari dan Ketua DPC Surabaya Adi Sutarwijono.

Puti juga tidak lupa memberikan pujiannya terhadap Risma karena dapat membuat Surabaya mendapatkan pengakuan Indonesia dan internasional sebagai kota modern dan hijau. Ia pun melihat Eri-Armuji punya segala kualitas yang dibutuhkan untuk meneruskan kepemimpinan Walikota Tri Rismaharini yang juga kader PDIP.

Untuk itu, Puti menyerukan seluruh kader PDI Perjuangan untuk memastikan kemenangan pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi-Armuji di kontestasi Pilwakot Surabaya. Menurutnya berbagai kegiatan konsolidasi termasuk kegiatan door to door harus dilakukan demi menyatukan kekuatan masyarakat Surabaya untuk memenangkan Eri-Armuji.

"Saya percaya konsolidasi oleh struktur partai sudah bergerak dan semakin menguat dan terlihat dari berbagai survei. Saya yakin dalam 2 minggu ke depan jelang pencoblosan, elektabilitas bisa semakin berlari kencang," kata Puti.

Mantan Cawagub Jawa Timur tersebut mengatakan sejak Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menunjuk Eri-Armuji sebagai pasangan yang diusung partai di Surabaya, konsolidasi sudah dilakukan.

Anggota Komisi X DPR itu pun menuturkan kemenangan Eri-Armuji di Pilkada Surabaya adalah soal marwah partai, karena ada faktor bersejarah di Surabaya yang merupakan kota tempat Bung Karno dilahirkan.

"Maka kemenangan PDI Perjuangan dan calon kita jadi sangat mutlak. Karena ini marwah partai. Pemikiran dan ideologi partai, itu menyerap pemikiran Bung Karno, dan Surabaya adalah kota kelahiran Bung Karno. Ini salah satu penyemangat sehingga Kota Surabaya harus menang," tegas Puti.

Terkait adanya upaya untuk memecah soliditas internal PDIP, Puti mengatakan hal tersebut adalah dinamika politik. Namun berdasarkan pengalamannya, ketika Megawati Soekarnoputri sudah memutuskan dan mengeluarkan perintah serta penugasan, maka semuanya akan satu derap langkah perjuangan memenangkan Eri Armuji.

"Politik tetap berdinamika, tetapi tujuannya tetap Satu, Eri-Armuji," pungkas Puti.

Untuk diketahui, sejauh ini berdasarkan sejumlah hasil survei, pasangan Eri-Armudji unggul atas pasangan lawan Machfud-Mujiaman. Survei Populi Center menyebut angkanya di 41 persen melawan 37,7 persen. Sementara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, mengatakan pada Oktober lalu, bahwa Eri-Armuji unggul 6 persen.

(prf/ega)