Andre Rosiade Minta Panitia Evaluasi Gelaran MTQ Nasional di Sumbar

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 12:06 WIB
Andre Rosiade
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menilai pembukaan MTQ Nasional ke-28 di Main Stadium, Sikabu, Padang Pariaman kemarin berlangsung berantakan. Menurutnya, panitia dianggap tidak siap dalam menggelar acara yang disaksikan seluruh warga Indonesia ini.

"Kami ikut acara pembukaannya, dan melihat banyak hal yang belum selesai. Seperti stadion yang masih berantakan dan jauh dari kata selesai. Mungkin baru 60 persen saja, dan belum layak menggelar acara seakbar ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

Andre yang duduk di kursi VVIP pada saat acara berlangsung melihat banyak terjadi antrean pengunjung di toilet-toilet yang belum tuntas. Menurutnya, toilet-toilet itu dipaksakan penyelesaiannya sehari sebelum gelaran pembukaan MTQ.

"Terlihat sekali Pemprov Sumbar tidak siap dalam menggelar acara sebesar ini. Mungkin harus jadi evaluasi bersama, agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi, kita tahu MTQ ke-13 tahun 1983 sukses digelar di Sumbar. Menggunakan Stadion GOR H Agus Salim di Padang. Saat itu, stadion juga baru dibuka dan sudah tuntas pembangunannya 100 persen," jelas ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Selain itu, Andre juga menyebut acara pembukaan sangat jauh dari protokol kesehatan (Prokes) yang selama ini digembar-gemborkan. Bahkan, kata dia, untuk undangan yang duduk di VVIP dan VIP, tidak dilakukan pengecekan suhu tubuh. Begitu juga dengan warga atau pengunjung lain yang masuk berdesak-desakan dan sangat jauh dari kata aman.

"Kami juga melihat yang menyaksikan ini berdesak-desakan dan tidak ada jaraknya. Tentunya ini akan membahayakan karena penyebaran virus COVID-19 masih tinggi di Sumbar. Kami minta panitia membenahi masalah Prokes ini, agar MTQ ke-28 ini benar-benar sukses digelar," ungkapnya.

Andre pun meminta panitia mengevaluasi segala hal tentang pelaksanaan MTQ ini. Penerapan protokol kesehatan sangat penting agar kondisi acara tetap aman dan kondusif.

"Kami akan minta teman-teman di Fraksi Gerindra DPRD Sumbar turut mengawasi acara ini sampai penutupan nantinya. Kita semua berharap yang terbaik untuk MTQ ini," pungkas Andre.

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Hefdi menuturkan belum mengetahui adanya informasi tersebut. Pihaknya akan mengecek dan mempelajari terlebih dahulu pernyataan dari Andre Rosiade.

"Saya sedang rapat. Belum tahu (ada pernyataan itu), kirim dulu aja beritanya nanti saya pelajari dulu dan beri tanggapan," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom.

(prf/ega)