Buka MTQ, Jokowi: Ini Jalan Edukasi Umat Cinta dan Membumikan Al-Qur'an

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 14 Nov 2020 22:42 WIB
Presiden Jokowi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-28 Tahun 2020 yang digelar di Sumbar (YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional ke-28 tahun 2020 yang digelar di Sumbar. (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional ke-28 tahun 2020 yang digelar di Sumatera Barat (Sumbar). Jokowi mengatakan MTQ bukan sekadar lomba membaca Al-Qur'an.

"Penyelenggaraan MTQ merupakan wujud keinginan kuat untuk membumikan ajaran Al-Qur'an serta menegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa," kata Jokowi seperti disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (14/11/2020).

Dia melanjutkan, bagi muslim, Al-Qur'an adalah sumber petunjuk dan pedoman hidup sepanjang massa. Nilai-nilai dalam ayat Al-Qur'an, lanjutnya, mengajak semua manusia untuk bekerja sama dalam ketakwaan dan kebaikan.

"Dalam menjalankan Al-Qur'an, kita patut meneladani pribadi Nabi Muhammad SAW. Kepribadian dengan kemuliaan akhlak yang bersumber dari Al-Qur'an. Menebarkan kasih sayang dan menjauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang menyakiti sesama," kata dia.

Dalam MTQ ini, kata Jokowi, akan tampil qari-qariah, hafiz-hafizah, dan mufazil-mufazilah terbaik dari seluruh Indonesia. Lewat MTQ, diharapkan hadir generasi muda yang siap berkompetisi secara sehat meraih prestasi, berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya umat yang unggul, kompetitif, dan berkarakter islami sebagaimana akhlak Rasulullah.

"Dengan demikian, MTQ bukan semata wahana berlatih dan berlomba membaca Al-Qur'an. Tapi jalan untuk mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al-Qur'an, meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka, dan yang terpenting sebagai bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum muslimin dan muslimat," ungkap dia.