Round-Up

Duduk Perkara Pemerkosa Anak Tewas Bikin 22 Tahanan Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 22:00 WIB
Rekonstruksi pengeroyokan bapak pemerkosa anak di Sergai (dok. Istimewa)
Rekonstruksi pengeroyokan bapak pemerkosa anak di Sergai. (dok. Istimewa)
Medan -

Pengeroyokan bapak pemerkosa anak kandung, TS, hingga tewas di dalam sel menjerat 22 orang tahanan menjadi tersangka. Begini duduk perkara kasusnya.

Polisi awalnya menangkap TS di Serdang Bedagai, Jumat (25/9). Dia ditangkap polisi karena diduga memerkosa anak kandungnya.

Sebelum dibawa polisi, TS sempat dihakimi warga yang mengetahui aksi bejatnya. Nyawa TS selamat setelah kepala desa setempat mengamankan dirinya dan menghubungi polisi.

"Bahwa pada hari Jumat (25/9) sekitar pukul 13.30 WIB, masyarakat menghakimi tersangka TS diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya sehingga diamankan kepala desa," tutur Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, Minggu (27/9).

TS kemudian ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melanggar Pasal 81 ayat (1), (2), (3) Jo Pasal 76 D Subs Pasal 82 ayat (1) (2) jo Pasal 76 E UU Perlindungan Anak. Polisi pun memasukkan TS ke dalam tahanan.

Pada Sabtu (26/9) dini hari, terjadi keributan di dalam sel tempat TS ditahan. Salah satu tahanan kemudian melapor ke petugas bahwa TS sudah tergeletak lemas. Petugas kemudian melarikan TS ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"Namun sekitar pukul 06.10 WIB nyawa tersangka tidak tertolong lagi dan meninggal dunia selanjutnya diautopsi di RS Bhayangkara Medan," tutur Robinson.

Bagaimana kelanjutan kasusnya? Simak di halaman berikutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2