Polisi Selidiki Rumah Warga di Takalar Diduga Dibakar Gegara Penganiayaan

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 14:03 WIB
Rumah warga di Takalar diduga dibakar OTK (dok. Istimewa).
Rumah warga di Takalar diduga dibakar OTK. (Foto: dok. Istimewa)
Takalar -

Polisi turun tangan menyelidiki terbakarnya rumah warga Andi Hajit Daeng Tompo di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Rumah itu diduga dibakar OTK karena masalah penganiayaan, di mana Andi Hajit menjadi korban.

"Rumah panggung, hangus terbakar," kata Paur Humas Polres Takalar Ipda Sumarwan kepada detikcom, Jumat (13/11/2020).

Rumah panggung milik Andi Hajit di Desa Massamaturu, Polongbangkeng Utara, Takalar, mulai terbakar sekitar pukul 16.00 Wita, pada Kamis (12/11). Beruntung, rumah tersebut sedang ditinggal Andi Hajit sehingga tak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Namun polisi yang turun tangan ke lokasi kejadian kemudian mendapatkan laporan warga yang mengaku melihat sekelompok OTK melakukan pembakaran. Polisi pun mendalami kemungkinan rumah Andi Hajit bukan terbakar, melainkan sengaja dibakar.

"Dugaannya dibakar itu sama ada sekelompok orang tidak dikenal, sementara masih dicari, dilidik," tutur Ipda Sumarwan.

Ipda Sumarwan mengatakan, menurut warga, sekelompok OTK itu langsung kabur saat api mulai membakar rumah.

"Masyarakat sekitar yang lihat, kan siang-siang kejadiannya," katanya.

Sumarwan lantas menjelaskan pembakaran rumah oleh sekelompok OTK itu ada hubungannya dengan tewasnya tetangga Andi Hajit yang bernama Jalil (70). Sebelum meninggal, Jalil pernah menebas parang Andi Hajit dan 2 orang putra Andi Hajit, yakni Andi Ismail (27) dan Daeng Tongi (26), pada Oktober 2020.

Namun, tak lama kemudian, Jalil meninggal dunia karena serangan jantung, Senin (12/10). Pembakaran ini kemudian diduga warga dilakukan pelaku karena menyimpan dendam terkait tewasnya Jalil sehingga membakar rumah milik Andi Hajit.

"Dulu itu ada (kasus) penganiayaan, yang menganiaya meninggal. Yang di masyarakat beredar begitu (ada kaitannya dengan aksi bakar rumah)," pungkas Sumarwan.

(nvl/nvl)