Pemprov Evaluasi Belantara Tower di Jakarta
Selasa, 24 Jan 2006 17:01 WIB
Jakarta - Selain dikelilingi gedung pencakar langit, Jakarta juga dihiasi oleh belantara menara transmisi.Setiap sudut memandang, dengan mudah Anda menemukan tower milik televisi, tower milik stasiun radio, hingga tower milik perusahaan operator telepon.Selain soal jumlah, tower itu bersaingan dalam hal ketinggian. Maklum, makin tinggi tower, makin bagus kualitas penerimaan gelombang.Dan kasus ambruknya tower TV7 yang baru jadi 104 meter dari rencana semula 300 meter, membuat Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi diri. Pembangunan tower-tower sejenis sudah seharusnya ditata lebih baik lagi agar tidak musibah Senin 23 Januari tidak terulang lagi."Kita akan mengevaluasi semua pembangunan tower yang berhubungan dengan telekomunikasi di Jakarta," kata Wagub DKI Jakarta Fauzie Bowo di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2006).Evaluasi itu diperlukan, kata putra asli Betawi itu, agar kejadian ambruknya tower TV7 tidak terulang lagi. "Nanti kita akan rapat dulu dengan Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B)," kata Fauzie saat ditanya langkah kongkretnya.Fauzie juga menyebut menara transmisi Indosiar dan MetroTV belum punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) seperti menara TV7 yang ambruk kemarin.Namun Kadis P2B Djumhana yang duduk di sebelah Fauzie buru-buru menambahkan, IMB kedua stasiun televisi itu tengah diurus. "Mereka sudah memenuhi syarat dan mendapatkan izin prinsip dari gubernur dan masyarakat setempat," kata Djumhana.
(nrl/)











































