Keroyok Bapak Pemerkosa Anak hingga Tewas Berujung 22 Tahanan Jadi Tersangka

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 08:29 WIB
Rekonstruksi pengeroyokan bapak pemerkosa anak di Sergai (dok. Istimewa)
Rekonstruksi pengeroyokan bapak pemerkosa anak di Sergai (Foto: dok. Istimewa)
Serdang Bedagai -

Aksi pengeroyokan hingga menyebabkan pria berinisial TS tewas di dalam sel tahanan memasuki babak baru. Ada 22 orang tahanan yang ditetapkan menjadi tersangka karena diduga mengeroyok TS.

Petaka bagi hidup TS bermula setelah dirinya diduga memperkosa anak kandungnya. Warga yang mengetahui aksi itu mengamankan TS. Dia sempat dihakimi massa sebelum diamankan oleh kepala desa setempat.

"Bahwa pada hari Jumat (25/9) sekitar pukul 13.30 WIB, masyarakat menghakimi tersangka TS diduga telah melakukan pemerkosaan terhadap putri kandungnya sehingga diamankan kepala desa," tutur Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) AKBP Robinson Simatupang kepada wartawan Minggu (27/9/2020).

Setelah diamankan kepala desa, TS dibawa ke unit PPA Polres Sergai dan ditahan. Dia dijerat sebagai tersangka karena diduga melanggar UU Perlindungan Anak.

Setelah TS ditahan, pada Sabtu (26/9) pukul 00.40 WIB, terjadi keributan dari dalam sel. Salah satu tahanan kemudian melapor ke petugas bahwa tersangka pemerkosaan tersebut dalam keadaan lemas dan tergeletak di sel.

"Tersangka kemudian dilarikan ke RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah untuk dilakukan perawatan. Namun, sekitar pukul 06.10 WIB, nyawa tersangka tidak tertolong lagi dan meninggal dunia, selanjutnya diautopsi di RS Bhayangkara Medan," tutur Robinson.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Ada 47 orang tahanan yang diperiksa sebagai saksi.

"Seluruhnya dimintai keterangan, ada 47 tahanan," kata Kasubbag Humas Polres Sergai AKP Sofyan kepada wartawan, Selasa (29/9).

Selanjutnya
Halaman
1 2