Moeldoko: Apa yang Harus Direkonsiliasi dengan Habib Rizieq?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Nov 2020 15:11 WIB

Saat bicara rekonsiliasi, Habib Rizieq meminta segala upaya kriminalisasi ulama disetop. Moeldoko justru mengatakan bahwa tidak ada kriminalisasi ulama di pemerintahan Jokowi.

"Sebenarnya tidak adalah, istilah kriminalisasi ulama itu nggak ada. Kita tidak mengenal istilah itu dan kita tidak mau ulama dikriminalisasi. Negara itu melindungi segenap bangsa. itu tugas negara. Jadi siapa yang dikriminalisasi? Yang salah. Terus yang salah siapa? Ya nggak ngerti, apakah dia ulama apakah dia ini. Tapi jangan terus bahasanya kriminalisasi ulama. Nggak," sebut Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan, pihak yang dikriminalisasi adalah pihak yang salah. Moeldoko mengatakan mereka yang ditindak sudah berdasarkan ketentuan.

"Nggak ada negara semena-mena. Tapi negara juga harus menegakkan aturan-aturan melalui law enforcement. Kalau nggak, kacau-balau kan. Nah, siapa yang kena law enforcement itu? Ya mereka-mereka yang salah. Jadi terus jangan dibalik negara atau pemerintah mengkriminalisasi ulama. Nggak, tidak ada itu. Yang dikriminalkan adalah mereka-mereka yang salah dan itu ada bukti-buktinya," kata Moeldoko.

Sebelumnya, Habib Rizieq bersedia untuk rekonsiliasi. Namun dia meminta pemerintah menyetop kriminalisasi ulama sebelum rekonsiliasi.

"Ada teriak-teriak rekonsiliasi, mana mungkin rekonsiliasi bisa digelar kalau pintu dialog tidak dibuka. Buka dulu pintu dialognya, baru rekonsiliasi. Tak ada rekonsiliasi tanpa dialog, dialog penting," kata Rizieq seperti disiarkan kanal YouTube Front TV, Rabu (11/11).

Halaman

(dkp/gbr)