ICW Kritik Ketua KPK karena Ungkap Rencana Penahanan 2 Kepala Daerah

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 15:37 WIB
Kurnia Ramadhana
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritik kualitas komunikasi Firli Bahuri selaku Ketua KPK yang mengungkap akan ada dua kepala daerah yang ditahan pada pekan depan. Menurut ICW, komunikasi Firli sebagai pimpinan lembaga antirasuah sangat buruk.

"Pernyataan Firli yang menyebutkan akan menahan dua orang kepala daerah pada pekan depan menunjukkan betapa buruknya kualitas komunikasi dari yang bersangkutan," kata peneliti dari ICW, Kurnia Ramadhana, kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Kurnia mengatakan, sebagai penegak hukum, terlebih Ketua KPK, semestinya Firli memahami bahwa setiap pernyataan yang disampaikan memiliki implikasi tersendiri. Kurnia menyinggung dampak dari pernyataan Firli itu memungkinkan tersangka yang dimaksud kabur.

"Dengan pernyataan tersebut bukan tidak mungkin tersangka yang dimaksud oleh Firli dapat melarikan diri karena sudah mengetahui bahwa pada pekan depan mereka akan ditahan oleh KPK," ujar Kurnia.

Menurut Kurnia, harusnya hal-hal itu bersifat rahasia dan tidak dipublikasikan. Jika memang penyidik KPK merasa khawatir bahwa para tersangka akan melarikan diri, mengulangi tindak pidana, atau menghilangkan barang bukti, sebaiknya langsung saja dikenakan penahanan, tanpa harus menggembar-gemborkan ke publik.

"ICW mengingatkan kepada KPK agar menghentikan tindakan-tindakan atau pernyataan yang justru mengakibatkan kepercayaan publik semakin menurun sebagaimana disampaikan oleh Firli Bahuri," katanya.

Tonton video 'Kasus Mafia Anggaran, KPK Tahan Bupati Labuhanbatu Utara':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, kalimat Firli Bahuri saat mengungkap rencana penahanan dua kepala daerah: