Ramai Massa HRS di Petamburan, Ketua RW Ngaku Sudah Ingatkan Protokol Kesehatan

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 14:17 WIB
Ketua RW 04, Petamburan, Jakarta Pusat, Andi Hasim
Ketua RW 04, Petamburan, Jakarta Pusat, Andi Hasim (Dias/detikcom)
Jakarta -

Ketua RW 04, Petamburan, Jakarta Pusat, Andi Hasim mengaku telah mengingatkan massa penjemput Habib Rizieq mematuhi protokol kesehatan. Ia mengatakan pihaknya tak henti meminta massa menjaga jarak dan menggunakan masker.

"Kalau masker mereka mungkin agak menerima. Kalau jaga jarak agak terabaikan. Walaupun kita tetap menyiarkan protokol COVID-19 itu jaga jarak, masker, cuci tangan, nggak putus-putus kita imbau itu. Tinggal kembali ke masyarakat itu sendiri," kata Andi saat ditemui di Sekretariat RW 04 Petamburan, Rabu (11/10/2020).

Andi mengatakan pihaknya secara langsung juga sudah meminta Laskar FPI menaati protokol kesehatan. Menurut Andi, tempat cuci tangan juga disiapkan di beberapa titik di sekitar lokasi.

"Ada beberapa titik pencucian tangan, kayak wastafel. Cuma karena terlalu banyak orang, mungkin terabaikan. Tapi udah disiapkan. Itu emang udah kita persiapkan," sebutnya.

Meski demikian, ia mengakui memang saat itu penerapan protokol kesehatan kurang maksimal karena banyaknya massa penjemput Habib Rizieq di Petamburan. Ia juga menyadari banyak warga RW 04 yang antusias karena Habib Rizieq kembali ke lingkungan RW 04.

"Khususnya untuk wilayah RW 04 ya, tempat tinggal Habib, mereka senang, gembira dengan kehadiran Habib Rizieq kembali ke tanah air. Ini memang juga suatu kebanggaan khususnya untuk warga Petamburan dan Indonesia. Untuk masyarakat ini antusias semua sih. Mereka menyambut semua kehadiran habib kembali ke Tanah Air," tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dinkes DKI) menyoroti kondisi penjemputan Habib Rizieq yang penuh dengan lautan manusia tanpa menjaga jarak. Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes DKI, Dwi Oktavia berharap tidak terjadi penularan COVID-19 imbas euforia penjemputan Habib Rizieq.

"Mudah-mudahan tidak berkembang (penularan COVID-19) dari kerumunan orang dalam kondisi euforia tadi," kata Dwi Oktavia.

(ibh/imk)