Imbas Massa Habib Rizieq, Otoritas Bandara Soetta: 118 Penerbangan Delay

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 21:35 WIB
Bandara Soekarno Hatta
Ilustrasi Jadwal Penebangan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Massa penjemput Habib Rizieq yang memadati area Bandara Soekarno-Hatta tadi pagi mengakibatkan sejumlah penerbangan mengalami delay. Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, menyebut total ada 118 penerbangan mengalami delay.

"Sejumlah penerbangan pagi tadi mengalami keterlambatan sekitar 1-2 jam, namun saat ini operasional penerbangan sudah berjalan normal," ujar Agus Haryadi dalam keterangan tertulis, Selasa (10/11/2020).

Agus mengatakan penerbangan yang delay itu terjadi sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB. Ke-118 penerbangan itu terdiri atas 110 rute domestik dan 8 rute internasional.

Agus menjelaskan, pada hari ini, Bandara Soekarno-Hatta dijadwalkan melayani sebanyak 556 penerbangan (berangkat dan tiba), terdiri atas 224 penerbangan di Terminal 2, lalu 319 penerbangan di Terminal 3, serta 13 penerbangan kedatangan untuk repatriasi WNI.

Pihaknya melakukan sejumlah langkah untuk mengatasi keramaian pengunjung bandara akibat banyaknya massa penjemput Habib Rizieq.

Keramaian di Bandara Soekarno-Hatta terjadi pada rentang pukul 07.00-10.00 WIB atau sekitar 3 jam. Kemudian, kemacetan akses menuju bandara dari gerbang tol Cengkareng terpantau pukul 06.00-09.00 WIB.

"Penanganan keramaian di bandara dilakukan cepat oleh seluruh stakeholder Bandara Soekarno-Hatta antara lain PT Angkasa Pura II, TNI, Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), Imigrasi, Bea dan Cukai, pihak ground handling, maskapai, dan pihak lainnya," ujarnya.

"Stakeholder juga berkoordinasi dengan erat sehingga proses kedatangan penumpang internasional termasuk seluruh penumpang Saudia SV816 berjalan dengan lancar. Situasi di Bandara Soekarno-Hatta tetap kondusif berkat koordinasi berjalan dengan baik di antara stakeholder. Saat ini penjemput dan pengunjung bandara perlahan-lahan mulai meninggalkan kawasan bandara," jelas Agus Haryadi.

Sejumlah maskapai penerbangan juga memberikan keringanan untuk penumpang. Simak penjelasan lengkapnya di halaman berikutnya.>>>