Mengenal Opu Daeng Risaju, Pahlawan Wanita Sulsel yang Dibuat Tuli Belanda

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 12:57 WIB
Opu Daeng Risaju (dok. Istimewa).
Opu Daeng Risaju (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Tanah Luwu di Sulawesi Selatan (Sulsel) pernah melahirkan sosok perempuan hebat yang tak gentar melawan penjajah Belanda. Di adalah Opu Daeng Risaju. Kegigihan Opu melawan penjajah kala itu bahkan membuat dirinya harus dibuat tuli seumur hidup oleh Belanda.

Atas jasanya terhadap bangsa dan negara, wanita kelahiran Kota Palopo pada 1880 silam itu mendapat gelar Pahlawan Nasional dari pemerintah pada 2006.

Opu Daeng Risaju semasa kecilnya dikenal dengan nama Famajjah. Dia adalah anak Muhammad Abdullah to Baresseng dan Ibu Opu Daeng Mawellu, yang merupakan keturunan bangsawan dari Kerajaan Luwu.

Guru besar sejarah Universitas Indonesia (UI) Anhar Gonggong menceritakan betapa sedihnya dia melihat nasib dan keadaan Opu Daeng Risaju sebagai pejuang kemerdekaan semasa hidupnya. Pertemuan Anhar dengan Opu Daeng Risaju yang sudah masuk usia senja sekitar tahun 1956 di Kota Parepare, Susel.

"Dia tinggal di rumah yang reot, gubuk bahkan sudah hampir roboh. Saya awalnya tidak kenal siapa dia, seorang perempuan yang tidak dapat mendengar. Baru saya tahu setelah saya di Jakarta, dia adalah pejuang besar. Menangis saya ingat itu, seperti waktu mengingat ayah saya yang meninggal karena pembunuhan Westerling," kata Anhar saat berbincang dengan detikcom, Selasa (10/11/2020).

Famajjah kecil, yang besar dalam lingkungan bangsawan, tumbuh dengan buta huruf. Hal ini dikarenakan adat setempat yang tidak memperbolehkan anak perempuan bersekolah di sekolah Belanda karena dianggap kafir. Namun perempuan ini dididik secara Islam kuat.

Simak masa dewasa Opu Daeng Risaju dan pergerakannya dalam memperjuangkan kemerdekaan selanjutnya.

Simak juga video 'Ucapan Selamat Hari Pahlawan Menggema di Medsos':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2