Warga Gugat Walkot Medan, Minta Lapangan Merdeka Dijadikan Cagar Budaya

Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 12:46 WIB
Kondisi sampah berserakan di area Lapangan Merdeka Medan (Arfah-detikcom)
Lapangan Merdeka, Medan (Arfah/detikcom)
Medan -

Koalisi Masyarakat Sipil Medan-Sumatera Utara (KMS M-SU) Peduli Lapangan Merdeka Medan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan. Gugatan ini diajukan karena mereka merasa dirugikan atas pembiaran dan tidak ditetapkannya status Lapangan Merdeka sebagai cagar budaya.

"Baru saja kita selesai mendaftarkan proses sebagai tindak lanjut dari surat pemberitahuan (notifikasi) kita pada 24 Agustus 2020 untuk memerdekakan Lapangan Merdeka," kata pengacara KMS M-SU, Redyanto Sidi, di lokasi, Selasa (10/11/2020).

Gugatan itu telah terdaftar dengan no reg: 756/pdt.G/2020/PN Mdn. Redyanto menyebutkan didaftarkannya gugatan ini pada momen Hari Pahlawan bisa menjadikan PN Medan sebagai pahlawan untuk memerdekakan Lapangan Merdeka.

"Khususnya nanti pada hakim yang menangani perkara ini supaya sama-sama dengan doa kita semua, dengan doa para pahlawan, supaya Lapangan Merdeka bisa merdeka," ujar Redyanto, yang merupakan Direktur LBH Humaniora.

KMS M-SU mengajukan gugatan ke PN Medan. Mereka meminta Lapangan Merdeka Medan ditetapkan sebagai cagar budaya (Datuk Haris/dteikcom)KMS M-SU mengajukan gugatan ke PN Medan. (Datuk Haris/dteikcom)

Redyanto menuturkan gugatan tersebut adalah gugatan warga negara (citizen lawsuit) yang ditujukan ke Pemerintah Kota Medan agar menetapkan Lapangan Merdeka sebagai kawasan cagar budaya.

"Ya gugatan kita adalah citizen lawsuit ya, gugatan warga negara yang meminta kepada Pemerintah Kota Medan, Wali Kota Medan, untuk menetapkan Lapangan Merdeka sebagai kawasan cagar budaya. Siapa yang tidak tahu bahwa Lapangan Merdeka ini, semua mengakui cagar budaya, tapi tidak ada dasar hukumnya. Ini yang diminta oleh Koalisi Masyarakat Sipil yang memberi kuasa kepada kita," sebut Redyanto.

Tonton video 'Beda Jurus Bobby-Akhyar Tangani Narkoba di Kota Medan':

[Gambas:Video 20detik]