Round-Up

Gempar Video Seks 'Mirip Gisel-Jedar', Polisi Diminta Buru Penyebar

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 06:06 WIB
Gedung Mapolda Metro Jaya
Gedung Mapolda Metro Jaya. (Foto: Ari Saputra)

Karena itu, Febriyanto meminta kepolisian turut menyelidiki terkait video seks diduga 'mirip Gisel'. Selain itu, pemerintah diminta berperan aktif mencegah penyebarluasan konten tersebut.

"Jadi kami mendorong pihak penegak hukum untuk menyelidiki dan membongkar kasus ini karena ini akan merugikan masa depan anak-anak bangsa. Dan kami meminta pemerintah berperan aktif mencegah penyebarluasan konten-konten pornografi ini bahwa perilaku seseorang yang mendokumentasikan suatu perbuatan asusila, apalagi ditemukan nanti sengaja disebar untuk diketahui publik, itu masuk dalam delik pidana," imbuhnya.

Teranyar, Advokat Pitra Romadoni Nasution juga melaporkan ke Polda Metro Jaya soal video yang dinarasikan mirip artis. Laporan Pitra tercatat dengan nomor LP: TBL/6614/XI/Yan.2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 8 November 2020. Laporan itu sudah diterima oleh Polda Metro Jaya.

Pitra melaporkan sejumlah akun penyebar video seks 'mirip Gisel' itu. Dia juga menyertakan barang bukti.

"Sudah kita kantongi beberapa akun, sudah hampir belasan kita simpan di sini, tapi yang kita ajukan sebagai bukti yang sudah kita pilih, yaitu tanpa adanya sensor, dan itu sudah dipertontonkan ribuan orang," ujar Pitra.

Pitra berharap polisi bisa mengusut penyebar video seks tersebut. Kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika, dia juga meminta agar penyebar video asusila 'mirip Gisel' itu diblokir.

"Jadi fokus kita saat ini bagi penyebar video itu dan kepada Kapolda untuk mengusut tuntas orang yang ada di video itu apakah benar dugaan-dugaan selama ini apakah benar artis Indonesia atau tidak sehingga ini terang benderang," ungkap Pitra.

"Dan kepada Kominfo untuk memblokir web atau video-video yang bermuatan asusila tersebut supaya tidak merusak moral generasi muda kita," tambahnya.

Halaman

(idn/idn)