Cegah Penularan Corona, DKI Siapkan Hotel Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 08 Nov 2020 14:31 WIB
Jakarta -

Sejumlah persiapan dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam mengantisipasi banjir di Ibu Kota. Salah satunya mengenai lokasi pengungsian.

Plt Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto mengatakan akan menyediakan hotel bintang satu dan dua sebagai lokasi pengungsian. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan para wali kota sebagai komandan banjir di wilayah, para camat dan lurah untuk menyiapkan tempat-tempat (pengungsian. Bahkan dua sampai tiga kali lipat di lokasi-lokasi pengungsian, termasuk kami sudah menyampaikan bahwa menyiapkan hotel bintang satu atau bintang dua, atau setara dengan wisma untuk agar supaya tidak terjadi penularan COVID-19 di tempat pengungsian," ujar Sabdo dalam video yang disiarkan di Channel YouTube Pemprov DKI Jakarta seperti dilihat detikcom, Minggu (8/11/2020).

Sabdo mengatakan penggunaan hotel sebagai tempat pengungsian di masa pandemi itu bertujuan memanusiakan warga DKI Jakarta. Dia mencontohkan setiap satu keluarga akan menempati satu kamar.

"Bahwa kita tidak menggunakan sekat (di lokasi pengungsian), tetapi kita lebih mengarah bagaimana memanusiakan warga DKI Jakarta, itu sangat penting. Jadi bagaimanapun juga mereka di masa pandemi COVID ini katakanlah satu keluarga itu bisa menempati satu kamar, kemudian dengan demikian itu bisa mencegah penularan COVID-19, terutama di tempat pengungsian atau hotel atau wisma atau GOR ataupun rumah kos yang telah dikoordinasikan dengan aparat wilayah," kata Sabdo.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin banjir yang menerjang Jakarta dapat surut dalam waktu kurang dari 6 jam. Keinginan Anies ini menuai kritik dan apresiasi dari anggota DPRD di Kebon Sirih. Lalu, bagaimana cara Anies merealisasikan banjir Jakarta surut dalam waktu 6 jam? Simak penjelasan Anies di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2