Debat Pilwalkot Makassar, None-Zunnun Bicara Insentif RT-Kompetensi Guru

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 21:30 WIB
Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Makassar None-Zunnun (dok. Istimewa).
Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar None-Zunnun (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar memaparkan sejumlah program saat pemaparan visi-misi di debat Pilwalkot Makassar. Pasangan nomor urut 4, Irman Yasin Limpo dan Andi Zunnun (None-Zunnun), menyebut sejumlah program prioritas.

Program-program yang diprioritaskan itu, pertama, adalah pembayaran iuran BPJS kelas tiga, kedua pendelegasian kewenangan administrasi kependudukan berupa izin terpadu hingga ke tingkat RT.

"Yang ketiga insentif pembangunan bagi RT. Keempat adalah dana Boskot untuk peningkatan pendidikan karakter dan kompetensi guru," ujar None saat debat.

Selain itu, yakni yang kelima, pasangan None-Zunnun juga akan memprioritaskan program penyediaan air bersih.

"Yang keenam digitalisasi manajemen sampah, itulah visi-misi dan program prioritas kami," tutur None.

Dijelaskan None, sejumlah program prioritas tersebut adalah upaya menjadikan Makassar yang inklusif tumbuh dan berkembang. Dia juga mengatakan ingin menjadikan Makassar sebagai kota yang memiliki kualitas, empati, religius, harmonis, energik, aman, dan nyaman.

"Untuk mencapai itu, kami membuat strategi misi. Yang pertama adalah membuat-mewujudkan kualitas manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing unggul," katanya.

Yang kedua, lanjut None, mewujudkan pemerintahan yang melayani dengan sepenuh hati, berintegritas, cekatan, dan berbasis digital.

"Yang ketiga mewujudkan ketahanan masyarakat melalui interaksi solidaritas dan soliditas sosial bernilai agama, budaya, kearifan lokal, dan multikultural," tukasnya.

(nvl/jbr)