Debat Pilwalkot Makassar, Appi-Rahman Ditanya soal Pete-Pete hingga Ojol

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 20:53 WIB
Appi-Rahman di debat Pilwalkot Makassar (dok. istimewa)
Appi-Rahman di debat Pilwalkot Makassar (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar beradu gagasan soal transportasi massal warga Makassar. Salah satu yang menjadi sorotan soal gagasan paslon Appi-Rahman terkait pemberdayaan sopir pete-pete atau angkot hingga becak motor (bentor).

Pertanyaan ini muncul setelah Appi-Rahman memaparkan programnya terkait transportasi massal di Kota Makassar dalam debat yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (7/11/2020).

"Mau sedikit bertanya kepada paslon nomor 2, bagaimana transportasi massal rakyat yang ada di Makassar seperti pete-pete ataupun bentor di Kota Makassar, bagaimana pemberdayaan tentang transportasi tersebut," tanya calon Wakil Wali Kota Makassar Fadli Ananda dalam debat.

Pertanyaan juga muncul dari calon Wakil Wali Kota Makassar Andi Zunnun. Pasangan Irman Yasin Limpo (None) itu menyoroti gagasan Appi-Rahman terkait transportasi online di Makassar.

"Bagaimana tanggapan paslon 2 (Appi-Rahman) tentang ojol dan kendaraan online?" tanya Andi Zunnun.

Sementara itu, cawalkot Ramdhan (Danny) Pomanto menanyakan soal mengintegrasikan pembangunan jalur utama di sebelah timur dan barat Makassar untuk mobilitas warga, khususnya untuk berangkat kerja dari rumah ke kantor.

"Persoalan kemacetan di Makassar adalah lintas barat-timur sebagai bangkitan di antara tarikan transportasi. Di sebelah timur ada 1 juta orang tinggal dan bekerja di sebelah barat, sehingga setiap hari 1 juta orang melintas dari timur ke barat, padahal Makassar tidak memiliki jalan yang sequence. Inilah persoalan paling besar yang kami alami sejak dulu. Nah, kira-kira yang dari paslon 2, apa cara untuk bisa mengatasi hal seperti ini, untuk bisa mengatasi kemacetan antara barat dan timur," tanya Danny Pomanto.

Namun tidak semua pertanyaan rivalnya itu dijawab tuntas oleh Appi-Rahman karena terbatasnya waktu paparan debat. Terkait pemberdayaan transportasi warga seperti pete-pete dan bentor, Appi berjanji pihaknya akan membangun koridor khusus.

"Yang paling pertama adalah bagaimana kita memposisikan kendaraan umum seperti pete-pete dan bentor di dalam koridor-koridor yang telah diatur sedemikan rupa supaya ada pemberdayaan yang dilakukan oleh saudara-saudara kita sopir pete-pete maupun para driver yang bentor ini," jelas Appi menjawab pertanyaan Fadli dari paslon nomor urut 3.

Terkait pertanyaan Danny Pomanto terkait mengatasi kemacetan dari jalur timur ke barat ataupun sebaliknya, Appi hanya menjawab singkat. Menurutnya, kemacetan antara jalur barat dan timur diakibatkan pembangunan infrastruktur jalan yang tidak konsisten.

"(Pertanyaan) dari pasangan nomor 1 bahwa inilah dampak dari ketidakkonsistenan kita dalam melakukan pembangunan," jawabnya singkat.

(nvl/idh)