Hadapi Resesi, MPR Ingatkan Pemerintah Harus Punya Sense of Crisis

Yudistira Imandiar - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 21:11 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengungkapkan museum memiliki kemampuan untuk membangkitkan kembali idealisme dan nasionalisme bangsa Indonesia.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan agar para stakeholder, khususnya di pemerintahan agar memiliki sense of crisis dalam kondisi krisis kesehatan dan ekonomi. Hal itu menurutnya diperlukan untuk membuat kebijakan yang efektif mengatasi situasi krisis.

"Resesi ekonomi yang dihadapi saat ini jangan membuat kita patah semangat tapi harus tetap optimistis dapat mengatasi persoalan tersebut," ungkap Lestari dalam keterangannya, Jumat (6/11/2020).

Wanita yang akrab disapa Rerie ini mengatakan perbaikan ekonomi mulai terlihat di kuartal III/2020. Pertumbuhan ekonomi kuartal III, ulas Rerie, meskipun masih minus 3,4%, tapi lebih baik daripada kuartal II yang tercatat minus 5,3%.

Meskipun kurva ekonomi mulai membaik, legislator Partai NasDem itu mengingatkan optimisme saja tidak cukup dalam menghadapi krisis ini.

"Perlu kerja keras dan kedisiplinan yang tinggi dalam menyikapi krisis kesehatan dan ekonomi saat ini. Pemerintah harus memiliki sense of crisis dalam setiap kebijakan yang diambil," ujar Rerie.

Ia mengatakan belanja pemerintah menjadi item yang paling berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi, dibandingkan ekspor dan investasi. Oleh sebab itu, Rerie mengingatkan pemerintah harus kreatif menyusun berbagai program penyerapan anggaran sehingga menstimulasi pertumbuhan ekonomi.

(akn/ega)