Round-Up

Kabut Pagi Hari di Jakarta Bukan Polusi tapi Inversi

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 20:21 WIB
Penampakan langit Jakarta Selatan, Jumat (6/11) pukul 07.23 WIB.
Langit Jakarta pada 6 November pagi / Foto: Gibran/detikcom
Jakarta -

Langit Jakarta yang berselimut kabut menjadi buah bibir. Kabut itu bukanlah polusi udara melainkan inversi. Begini penjelasannya.

Pantauan dari kawasan Mampang Prapatan pada Jumat (6/11/2020), langit Jakarta tampak putih berkabut pada pukul 07.30 WIB. Hingga pukul 07.55 WIB, kabut putih masih menghiasi langit Jakarta Selatan.

Kondisi langit Jakarta yang berkabut ini juga jadi perbincangan sejumlah pengguna Twitter. Ada yang bertanya-tanya, apakah ini polusi atau kabut biasa di pagi hari saja?

Dilihat di situs AirVisual, kondisi udara Jakarta berada pada level 'very unhealthy' atau sangat tidak sehat dengan Air Quality Index (AQI) Jakarta berada di angka 238. Ini adalah data AirVisual pada pukul 07.55 WIB. Data tingkat polusi ini tidak tetap dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatolog, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan.

"Kondisi kabut pada pagi hari di periode musim hujan seperti saat ini sangat lazim terjadi," kata Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, A Fachri Radjab, saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2020).

Menurut Fachri, proses pengangkatan udara saat ini tertahan. Ini karena adanya lapisan inversi suhu di atmosfer.

"Karena adanya lapisan inversi suhu di atmosfer yang membuat proses pengangkatan udara tertahan," sebut Fachri.

Penjelasan lebih lengkap ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3