Badru Diamankan Terkait Ibu Hamil Ditandu, NasDem: Tidak Masuk Akal

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 08:15 WIB
Ahmad Sahroni
Ahmad Sahroni (Foto: Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni heran dengan kepala desa hingga pihak kepolisian yang mempersoalkan unggahan pria asal Banten bernama Badru soal ibu hamil ditandu di jalan rusak. Dia menyebut seharusnya aturan UU ITE justru melindungi rakyat.

"Ini hal yang tidak masuk akal. UU ITE yang seharusnya untuk melindungi rakyat, malah digunakan untuk mengkriminalisasi dan membungkam aspirasi warga," kata Sahroni saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).

Sahroni menyayangkan Badru sempat ditahan di Polsek Panggarangan. Dia meminta ke depannya polisi harus lebih selektif dalam menerapkan UU ITE.

"Polisi seharusnya lebih selektif dalam mengaplikasikan UU ini, harus dilihat konteksnya. Saya atas nama wakil ketua Komisi III akan menjamin yang bersangkutan dan meminta Polri untuk bebaskan," ucapnya.

Sahroni menjelaskan seharusnya UU ITE digunakan sebagai dasar agar orang tidak melakukan hal yang buruk. Namun, menurutnya pihak kepolisian justru menerapkan sebaliknya.

"UU ITE jadi dasar Kuat Untuk orang tidak melakukan hal-hal yg tidak baik tapi bukan berarti setiap melaporkan ke polisi dengan mudahnya polisi memenjarakan orang, harus diliat bener yang menjadi laporan," ujarnya.

Simak kelanjutannya di halaman berikut >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2