Round-Up

5 Fakta Vaksinasi Corona Sapa Warga pada Desember Pekan Ketiga

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 05:01 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Foto: Ilustrasi vaksin Corona (iStock)

Gunakan EUA BPOM
Seperti disampaikan sebelumnya, molornya vaksinasi Corona dari rencana sebelumnya bukan karena pasokannya tidak ada. Kondisi tersebut terjadi karena pemerintah Indonesia juga akan menggunakan persetujuan penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Memang butuh waktu. Namun, target yang dicanangkan pemerintah perlu mendapat dukungan dari seluruh masyarakat.

Merek Vaksinnya Sinovac
Vaksin yang akan digunakan pada minggu ketiga Desember 2020 ini bermerek Sinovac. Sinovac merupakan perusahaan bioteknologi asal China.

Mereka mengembangkan aksin Corona dengan metode inaktivasi. Inaktivasi adalah metode pembuatan vaksin dengan menggunakan versi tidak aktif dari jenis virus atau bakteri penyebab penyakit tertentu.

Masih Uji Klinis Fase 3
Vaksin Corona Sinovac mulai melakukan uji klinis fase III di Indonesia pada 11 Agustus lalu, di Bandung, Jawa Barat. Pelaksanaan uji klinis fase III ini dilakukan bersama Biofarma.

Pada September lalu, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan harga vaksin Sinovac ini. Harganya bisa mencapak USD 20.

"Harga vaksin Sinovac antara US$10-US$20," ujar Airlangga dalam acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom yang ditayangkan langsung CNBC Indonesia, Selasa (15/9).

Halaman

(zak/zak)