Panglima Minta Hakim Militer Jaga Nama Baik dan Marwah TNI

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 20:48 WIB
Panglima TNI Hadi Tjahjanto, panglima tni hadi tjahjanto beri pengarahan ke perwira tni di mahkamah agung
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (Foto: dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta hakim militer menjaga nama baik dan marwah TNI. Meski bertugas di luar institusi TNI, para perwira diminta tidak melupakan tugas dan kewajibannya sebagai prajurit.

Hal tersebut disampaikan Marsekal Hadi saat memberikan pengarahan kepada para perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) TNI yang bertugas di lingkungan Mahkamah Agung (MA). Pengarahan digelar secara virtual dari Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (4/11/2020).

"Bagi hakim militer yang menjalankan tugas dan kewajibannya, maka berlaku aturan yang sangat berat. Karena, selain harus menjaga kewibawaan serta martabat lembaga peradilan militer, seorang hakim militer juga harus tetap menjaga nama baik dan marwah TNI," ujar Marsekal Hadi saat memberi pengarahan seperti tertulis dalam keterangan Puspen TNI.

Panglima TNI juga menyinggung mengenai prajurit yang melakukan pelanggaran hukum. Bagi prajurit TNI yang melakukan pelanggaran saat menjalankan tugasnya, prajurit tersebut harus tunduk pada kekuasaan peradilan militer. Hadi mengatakan penegakan hukum dan keadilan merupakan satu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam penyelenggaraan peradilan.

"Para pati dan pamen TNI yang bertugas di lingkungan Mahkamah Agung menjadi pelaksana amanah mulia untuk menegakkan keadilan bagi prajurit TNI. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer, keberadaan peradilan militer adalah dalam rangka mendukung keberhasilan tugas pokok TNI," tegas Panglima TNI.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto, panglima tni hadi tjahjanto beri pengarahan ke perwira tni di mahkamah agungPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberi pengarahan ke perwira TNI yang bertugas di Mahkamah Agung. (Foto: dok. Puspen TNI)

Hadi mengatakan peradilan militer merupakan pelaksana kekuasaan kehakiman di lingkungan TNI untuk menegakkan hukum dan keadilan dengan memperhatikan kepentingan penyelenggaraan pertahanan keamanan negara. Ia menyebut menjadi kewajiban hakim militer untuk memelihara kehormatan dan keluhuran martabat serta perilaku sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

"Para perwira harus mengimplementasikan secara konkret dan konsisten prinsip-prinsip moral tersebut, baik dalam menjalankan tugas yudisialnya maupun di luar tugas yudisialnya. Sebab, hal itu berkaitan erat dengan upaya penegakan hukum dan keadilan dengan memperhatikan kepentingan penyelenggaraan pertahanan negara," ucap Marsekal Hadi.

Arahan Panglima TNI selanjutnya ada di halaman berikut >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2