Bareskrim Deteksi Dini Ajakan Aksi Boikot Produk Prancis di Medsos

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 19:06 WIB
Karopenmas Divis Humas Polri Brigjen Awi Setiyono
Brigjen Awi Setiyono (Foto: dok. Divisi Humas Polri)

Asosiasi Pengusaha Ritel seluruh Indonesia (Aprindo) menyerahkan keputusan pada masing-masing konsumen apakah mau mengikuti seruan boikot tersebut ataupun tidak.

"Menyoal produk asal Prancis yang ada, kami menghormati keputusan konsumen apakah akan membeli atau tidak atas produk dari Prancis yang dijual di gerai ritel modern. Karena merupakan hak pilihan dan keputusan konsumen atau individu yang menentukan dalam berbelanja," ujar Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey kepada detikcom, Rabu (4/11/).

Tindakan sweeping ini sudah dilakukan oleh sejumlah pihak. Salah satunya Gerakan Pemuda Islam melakukan sweeping terhadap produk-produk Prancis di sebuah minimarket di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Massa membeli produk tersebut, lalu membakarnya.

Aksi sweeping ini sebagai bentuk kecaman atas pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal Islam. Seperti dilansir dari CNN Indonesia TV, Rabu (4/11), peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/11) sore. Para pemuda tampak masuk ke sebuah minimarket, lalu mencari produk-produk asal Prancis.

Beberapa produk yang dibeli antara lain air mineral, susu, hingga pembersih muka. Setelah mereka membayar di kasir, produk itu kemudian dibuang di depan minimarket. Ada juga yang dibawa ke markas GPI di Menteng, Jakarta Pusat, dan kemudian dibakar bersama poster bergambar Presiden Macron.

Halaman

(rfs/rfs)