Fadli Zon Minta KPU Belajar dari Pilpres AS: Penghitungannya Meyakinkan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 11:44 WIB
Fadli Zon (Tsarina/detikcom)
Fadli Zon (Dok. detikcom)
Jakarta -

Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari kubu Partai Demokrat, Joe Biden, mengungguli petahana Donald Trump dalam penghitungan sementara electoral votes. Anggota Komisi I DPR Fadli Zon malah menyentil KPU RI terkait Pilpres AS ini.

"Dalam hitungan electoral college sampai saat ini Biden leading 192 lawan Trump 114. Hitungan begitu cepat dan terpercaya. Tak ada dispute soal hitungan suara. KPU RI harus belajar banyak bagaimana penghitungan Pilpres AS begitu meyakinkan, tak ada sulap atau akrobat. Siapapun yang menang," kata Fadli Zon dalam cuitannya di Twitter, Rabu (4/11/2020).

Fadli Zon sebelumnya juga bercuit tentang Pilpres AS. Fadli Zon menuliskan soal DPT dan hitung-hitungan suara.

"Pertarungan Pilpres AS ini sangat kompetitif. Kelihatannya @realDonaldTrump berpotensi menang lagi menuju 270 electoral college. Ada swing states, tapi secara tradisional Republik memegang mayoritas basisnya. Tak ada persoalan DPT atau hitungan suara yang dipermainkan," sebut Fadli Zon sekitar 30 menit lalu.

Penghitungan hasil Pilpres Amerika Serikat terus berlangsung. Data sementara menunjukkan Joe Biden unggul jumlah electoral votes namun kalah suara untuk popular votes dari Presiden Donald Trump.

Seperti dilansir New York Times (NYT), Selasa (4/11/2020), penghitungan NYT menyatakan bahwa Biden sejauh ini meraup 131 electoral votes dan Trump baru mendapatkan 92 electoral votes.

Dibutuhkan setidaknya 270 electoral votes--dari total 538 electoral votes yang ada--untuk memenangi Pilpres AS.

Jika Biden unggul dalam perolehan electoral votes, Trump berhasil mendapatkan suara lebih banyak untuk popular votes, atau yang berarti perolehan suara langsung dari pemilih AS.

Selanjutnya
Halaman
1 2